Danantara Indonesia Trust resmi meluncurkan kemitraan sektor publik perdananya yang berfokus pada bidang kesehatan, pendidikan, serta literasi budaya.

Langkah ini menandai ekspansi signifikan dari lembaga investasi bentukan pemerintah tersebut ke dalam program pembangunan sosial.

>>> Jadwal Playoffs MPL PH S17 Mulai 27 Mei 2026, Perebutkan Tiket MSC Paris

Kesepakatan yang ditandatangani pada hari Senin di Jakarta melibatkan Kementerian Kesehatan, yayasan beasiswa Karya Salemba Empat, dan Indonesia Heritage Agency.

Inisiatif ini merefleksikan ambisi Danantara untuk memposisikan diri tidak hanya sebagai pengelola aset negara, melainkan juga sebagai platform jangka panjang untuk investasi sosial dan dampak publik.

Peluncuran program menjadi sinyal bahwa Indonesia kian memadukan strategi investasi negara dengan prioritas pembangunan sosial.

Kebijakan ini mengikuti tren global saat lembaga investasi milik negara mengambil peran lebih besar dalam kesejahteraan publik dan pembangunan bangsa.

Bagi Indonesia, program tersebut dapat membantu mempercepat program prioritas di sektor kesehatan dan pendidikan, sekaligus memperkuat legitimasi publik Danantara.

"Danantara Indonesia didirikan tidak hanya untuk mengelola aset negara dan investasi, tetapi juga untuk berkontribusi pada kemajuan sosial," kata Rosan Roeslani saat upacara penandatanganan di Wisma Danantara, Jakarta, Senin.

"Kami percaya penciptaan nilai jangka panjang harus berjalan beriringan dengan dampak nyata bagi masyarakat," Rosan menambahkan.

Acara peresmian kerja sama tersebut turut dihadiri oleh Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin dan Menteri Kebudayaan Fadli Zon.

Fokus pada Kesehatan dan Pendidikan

Melalui kemitraan dengan Kementerian Kesehatan, Danantara Indonesia Trust akan menyokong upaya penurunan angka stunting di Indonesia yang saat ini masih berada di angka 19,8%.

Dukungan diberikan lewat penyediaan vaksin heksavalen, infrastruktur rantai dingin vaksin, dan suplemen mikronutrien bagi ibu hamil.