Ida Bagus Mandhara Brasika Ungkap Dugaan Riset Palsu Prihantini dan Rifaldy Fajar

Nama Ida Bagus Mandhara Brasika mendadak ramai diperbincangkan setelah membongkar dugaan penipuan riset yang menyeret Prihantini dan Rifaldy Fajar bersama kelompoknya.

Dugaan tersebut mencuat saat rombongan itu diketahui berada dalam sebuah konferensi ilmiah internasional di Kopenhagen, Denmark.

Informasi awal mengenai kasus tersebut diungkap Mandhara melalui akun Threads miliknya. Sosok akademisi asal Bali itu akrab dipanggil Nara.

Nara dikenal sebagai ilmuwan iklim sekaligus akademisi yang aktif di isu lingkungan dan pengelolaan sampah.

Ia merupakan pendiri Griya Luhu, platform bank sampah digital yang dikembangkan untuk memudahkan masyarakat mengelola dan mendaur ulang limbah.

Pendidikan sarjananya ditempuh di Institut Teknologi Bandung pada jurusan Sains Meteorologi.

Setelah itu, Nara melanjutkan studi magister Teknologi Lingkungan di Imperial College London.

Ia kemudian meneruskan pendidikan doktoral atau PhD di bidang Matematika Iklim di University of Exeter, Inggris.

>>> Framming Kejam! Pembelian Hewan Kurban dengan Uang APBN Sudah ada Sejak Pemerintahan Era SBY dan Jokowi

Saat ini Mandhara diketahui mengajar di Fakultas Kelautan dan Perikanan Universitas Udayana, Bali.

Bidang penelitian yang ditekuni berkaitan dengan perubahan iklim dan siklus karbon.

Pada 2020, Nara masuk dalam jajaran kandidat Future Leader dalam ajang Anugerah ASN.

Penghargaan itu diberikan atas inovasi yang ia kembangkan lewat Griya Luhu dalam pengelolaan sampah berbasis digital.