Harga Emas Spot Bertahan di US$ 4.500, Investor Menunggu Sinyal Pemulihan
Harga emas spot bertahan di level US$ 4.500 per troy ounce pada perdagangan Rabu (27/5/2026).
Komoditas ini masih kesulitan menarik momentum bullish baru di tengah tekanan makroekonomi global.
>>> Monica Bellucci Pukau Cannes dengan Penampilan Anggun dan Pesan Positif
Sejak pecahnya konflik AS-Iran pada akhir Februari 2026, harga emas telah turun sekitar 14%.
Faktor Pendorong Pelemahan
Guncangan harga minyak dunia, kekhawatiran inflasi, dan penguatan dolar AS menjadi pemicu utama fluktuasi emas.
Indeks kepercayaan konsumen AS juga mencatat penurunan, namun belum cukup mendorong reli emas.
Prospek Jangka Panjang
JPMorgan dan ANZ tetap mempertahankan prospek bullish untuk emas dalam jangka panjang.
JPMorgan merevisi perkiraan rata-rata harga emas 2026 dari US$ 5.708 menjadi US$ 5.243 per troy ounce.
>>> Wapres Gibran Salat Iduladha di Istiqlal, Presiden Prabowo di Paris
ANZ juga merevisi prediksi akhir tahun ke level US$ 5.600 per troy ounce.
Meski demikian, JPMorgan masih memproyeksikan harga emas bisa mencapai US$ 6.000 pada akhir 2026.
Menurut analisis JPMorgan, harga emas berpotensi melejit setelah guncangan energi mereda.
Ketika inflasi stabil, tekanan kebijakan moneter global diprediksi berkurang.
Jika pemulihan terjadi, kenaikan harga emas akan berlanjut pada paruh kedua 2026.
>>> Cedera Parah, Alex Marquez Absen di GP Italia dan Hungaria 2026
Investor institusional diperkirakan kembali masuk, dan bank sentral akan melanjutkan pembelian emas untuk cadangan.
Update Terbaru
Bukan Sekadar Tren, Alasan Barrel Pants Kini Jadi Andalan Gaya Sehari-hari
Rabu / 15-07-2026, 19:30 WIB
Bingung Memilih Kopi Arabika? Kenali Karakter Rasa 8 Origin Terbaik di Indonesia
Rabu / 15-07-2026, 19:30 WIB
OJK Kebut Persiapan Bursa Mineral, Target Beroperasi Awal 2027
Rabu / 15-07-2026, 19:30 WIB
OJK Revisi Aturan Modal Ventura, Industri Diberi Fleksibilitas Lebih Besar
Rabu / 15-07-2026, 19:28 WIB
Swasembada Gula Konsumsi Tercapai, Kementan Fokus pada Tebu untuk Bioetanol
Rabu / 15-07-2026, 19:28 WIB
Bank Mandiri Dorong UMKM Binaan Tembus Pasar Internasional Lewat Pameran di New York
Rabu / 15-07-2026, 19:28 WIB
Realme Narzo 100x 5G Resmi Meluncur di India dengan Baterai 8.000 mAh dan Layar 144Hz
Rabu / 15-07-2026, 19:28 WIB
Anne Hathaway Syok Hamil Anak Ketiga, Sebut Bayi 'Tembakan Jitu'
Rabu / 15-07-2026, 19:28 WIB
Krisis Chip AI Berlanjut, Google Cloud Bisa Naikkan Harga?
Rabu / 15-07-2026, 19:28 WIB
Suzuki XL7 Facelift Resmi Meluncur, Tampil Lebih Segar dan Gahar
Rabu / 15-07-2026, 19:28 WIB
Steve Buscemi Bergabung dengan Pemeran Serial TV Far Cry
Rabu / 15-07-2026, 19:25 WIB
ASUS Jual ROG Xbox Ally X20 Secara Terpisah, Tak Lagi Bundling dengan Kacamata AR
Rabu / 15-07-2026, 19:25 WIB
Jannik Sinner Pertahankan Gelar Wimbledon Usai Kalahkan Alexander Zverev
Rabu / 15-07-2026, 19:25 WIB
Kabut Asap Kebakaran Kanada Masih Selimuti New Hampshire
Rabu / 15-07-2026, 19:22 WIB







