Kepala Direktorat Pembelaan Hukum Konsumen OJK, Tri Herdianto, menyatakan bahwa fraud resilience bukan lagi sekadar isu teknis, melainkan pilar utama menjaga kepercayaan masyarakat dan keberlanjutan bisnis di sektor jasa keuangan.

Ia menambahkan, diperlukan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan di sektor keuangan digital. Perlindungan konsumen dan ketahanan terhadap fraud merupakan tanggung jawab bersama.

Sementara itu, Direktur Utama Jalin, Ario Tejo Bayu Aji, berpendapat bahwa ancaman terhadap platform pembayaran digital memerlukan pendekatan keamanan kolektif melalui layanan bersama (shared services) dan infrastruktur fraud management.

Langkah ini dapat membantu pelaku industri meningkatkan efisiensi operasional, memperkuat standar keamanan, dan mempercepat respons saat terjadi insiden siber.

>>> Nomor Rumah Ternyata Bisa Pengaruhi Rezeki? Begini Penjelasan Feng Shui

Dengan struktur yang terstandarisasi, kualitas keamanan dapat ditingkatkan, respons terhadap insiden menjadi lebih cepat, dan risiko sistemik dapat ditekan.