Pedoman Baru Dorong Penanganan Kolesterol Lebih Agresif Sejak Dini
Penyakit jantung masih menjadi penyebab kematian tertinggi di Amerika Serikat. Kondisi ini mendorong lahirnya pedoman pengelolaan kolesterol terbaru yang lebih agresif sejak dini.
Pedoman ini dirumuskan oleh American College of Cardiology bersama American Heart Association.
>>> Aqua Elektronik Perkuat Pasar Anak Muda Lewat MPL Indonesia Season 17
Aturan baru tersebut diterbitkan dalam perspektif ilmiah di Journal of the American College of Cardiology pada 19 Mei.
Laporan ilmiah disusun oleh peneliti dari Weill Cornell Medicine, NewYork-Presbyterian, dan Yale School of Medicine.
Fokus utama pedoman adalah deteksi dini risiko penyakit kardiovaskular sebelum pasien mengalami serangan jantung atau stroke.
Pendekatan Baru: Risiko Sepanjang Hidup
Selama ini, penanganan kolesterol bertumpu pada prediksi risiko serangan jantung dalam 10 tahun. Namun, metode baru melihat bahwa dampak penumpukan kolesterol dapat berakumulasi sepanjang hidup.
Kelompok usia dewasa muda dengan kadar kolesterol sedikit meningkat kini memerlukan intervensi lebih awal. Langkah ini krusial jika mereka memiliki faktor risiko lain yang tidak terlihat.
Dr. Madeline R.
Sterling, profesor madya kedokteran di Weill Cornell, menekankan peran dokter layanan primer sebagai tulang punggung pencegahan penyakit kardiovaskular.
Mereka bertugas mengedukasi pasien tentang gaya hidup sehat, termasuk pola makan, olahraga, tidur, dan berhenti merokok.
“Para dokter layanan primer dapat melakukan skrining pasien lebih awal, menilai risiko kardiovaskular seumur hidup, dan mempertimbangkan faktor risiko tambahan,” ujar Dr. Sterling.
>>> PT Reswara Minergi Hartama Raih TOP CSR Awards 2026
Pemeriksaan Modern untuk Deteksi Plak
Pedoman baru menganjurkan penggunaan teknologi pemeriksaan modern. Salah satunya adalah pemeriksaan lipoprotein(a) atau Lp(a), partikel kolesterol bawaan genetika yang memicu penyakit jantung.
Update Terbaru
Naomi Osaka Kalahkan Laura Siegemund di Babak Pertama Prancis Terbuka
Rabu / 27-05-2026, 01:59 WIB
Gujarat Titans Hadapi Royal Challengers Bengaluru di Kualifikasi 1 IPL 2026
Rabu / 27-05-2026, 01:59 WIB
POGI Ungkap Bahaya Paparan BPA Terhadap Pubertas Dini Anak
Rabu / 27-05-2026, 01:59 WIB
Woori Bank Korea Suntik Dana Dukung Bisnis Bank Woori Saudara
Rabu / 27-05-2026, 01:58 WIB
IG Sintya Marisca Diserbu Netizen Usai Kasus Woodyrman Terungkap
Rabu / 27-05-2026, 01:58 WIB
Ezviz Indonesia Luncurkan Kampanye SmartEZICombo untuk Keamanan Rumah Terintegrasi
Rabu / 27-05-2026, 01:58 WIB
Komdigi Blokir Situs Polymarket karena Fasilitasi Taruhan Digital
Rabu / 27-05-2026, 01:58 WIB
Studi Ungkap Model AI Claude Bisa Alami Kepanikan Saat Tekanan Komputasi Meningkat
Rabu / 27-05-2026, 01:54 WIB
Ezviz Perluas Portofolio Smart Home di Indonesia Lewat Pengembangan Ekosistem
Rabu / 27-05-2026, 01:54 WIB
Honda Kembangkan Platform Fleksibel untuk EV dan Hybrid Setelah Rugi Besar
Rabu / 27-05-2026, 01:54 WIB
Xiaomi Resmi Luncurkan Poco Pad C1, Tablet Compact Murah dengan Snapdragon 6s dan Layar 120Hz
Rabu / 27-05-2026, 01:54 WIB
Wawancara: Mao Momiji tentang Ilustrasi Makanan dan Karyanya di Delicious in Dungeon
Rabu / 27-05-2026, 01:54 WIB
Bacaan Niat Salat Idul Adha Lengkap Arab dan Latin untuk Imam dan Makmum
Rabu / 27-05-2026, 01:54 WIB
KEK Industropolis Batang Bidik Investasi High Tech di Jepang
Rabu / 27-05-2026, 01:53 WIB






