Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan kelembapan udara di Surabaya akan mencapai 97 persen pada Rabu, 27 Mei 2026.

Kondisi ini disertai tingkat polusi yang masuk kategori tinggi dan tidak sehat bagi kelompok sensitif.

>>> Bioskop Trans TV Malam Ini: Film Elysium Tayang Pukul 21.00 WIB

Data cuaca menunjukkan variasi kelembapan yang signifikan di sejumlah kawasan.

Kelembapan rata-rata di Surabaya diperkirakan 84 persen, dengan minimum 48 persen pada siang hari dan maksimum 97 persen menjelang malam.

Prakiraan Cuaca di Lakarsantri dan Tanjung Perak

Di wilayah Lakarsantri, kelembapan rata-rata juga berada di angka 84 persen. Variasi per jam bergerak dinamis, dengan kelembapan minimum 48 persen dan maksimum 97 persen.

Cuaca diprakirakan cerah berawan.

>>> IHSG Anjlok 1,23 Persen ke 6.130, Tertekan Geopolitik dan Profit Taking

Sementara itu, di kawasan Tanjung Perak, angin laut berembus memengaruhi tingkat penguapan di sekitar pelabuhan. Masyarakat yang akan melakukan penyeberangan laut disarankan memantau jadwal cuaca pelabuhan Surabaya-Bangkalan.

Rekomendasi Kesehatan bagi Warga

Pemerintah daerah menyarankan kelompok dengan kerentanan pernapasan mengurangi aktivitas fisik di luar ruangan. Penggunaan masker medis dianjurkan untuk meminimalisasi dampak polutan.

Langkah antisipasi lain meliputi penggunaan penyaring udara di dalam ruangan, konsumsi air putih cukup, dan memantau informasi cuaca terkini.

>>> PT Pertamina Hulu Energi Raih Tiga Penghargaan di IPA Convex 2026

Otoritas pelabuhan dan BMKG Maritim terus memperbarui data untuk keselamatan pelayaran di Selat Madura.