Hannah Murray, aktris yang memerankan Gilly dalam serial Game of Thrones, mengaku mengalami gangguan psikotik setelah bergabung dengan sebuah aliran wellness pada 2017.

Ia menceritakan pengalaman tersebut menjelang perilisan memoarnya berjudul The Make-Believe: A Memoir of Magic and Madness yang akan terbit pada Juni 2026.

>>> Petisi Hapus Permanen Drakor Perfect Crown Tembus 30 Ribu Tanda Tangan

"Mudah untuk berkata, 'Yah, itu tidak akan pernah terjadi padaku,' tetapi kita merugikan diri sendiri ketika mulai mengatakan itu, karena kita tidak tahu," kata Murray kepada Page Six pada Minggu (24/5).

"[Saya] tidak menyangka akan mengalami hal-hal yang ada dalam buku itu," lanjutnya.

Aktris asal Inggris itu awalnya merasa tidak mungkin mengalami gangguan psikotik mengingat latar belakangnya yang berpendidikan dan berasal dari keluarga kelas menengah.

"Saya kira saya tidak akan bisa, bahwa saya aman. Saya berpendidikan tinggi, berasal dari keluarga kelas menengah; semuanya seharusnya baik-baik saja," ujarnya.

"Saya berpikir, 'Saya pintar. Saya membuat pilihan yang baik.'

Ternyata, saya membuat pilihan yang buruk. Tetapi penting untuk memahami mengapa orang melakukan hal-hal ini, daripada berpikir, 'Oh, mereka pasti idiot.'

Atau, 'Seberapa bodohnya kamu?'" lanjutnya.

Murray pertama kali mengenal aliran wellness tersebut dari seorang "penyembuh energi" yang ia temui melalui pelatih pribadinya saat syuting film Detroit.

Saat bergabung, ia merasakan suasana emosional dan psikologis yang sangat intens, termasuk energi erotis meskipun tanpa kontak fisik.

"Pengalaman saya sendiri terasa sangat erotis, tanpa ada kejadian fisik eksplisit apa pun. Hanya ada semacam energi yang terasa di ruangan itu.

Saya rasa hal itu sering terjadi di organisasi spiritual yang hierarkis," kenangnya.