Viral Reizuka Ari Minum Suplemen Segenggam, Apoteker Beri Peringatan
Aksi konten kreator TikTok Reizuka Ari baru-baru ini viral setelah ia memamerkan kebiasaan mengonsumsi banyak pil suplemen dalam satu waktu.
Dalam video yang beredar, pemilik nama asli Ari Kurniawan itu menunjukkan tumpukan vitamin dari berbagai merek, termasuk produk asal Australia, lalu menelannya bersamaan.
>>> Huawei Luncurkan WATCH FIT 5 Series dengan Fitur Deteksi Risiko Diabetes
"Fun fact aku bisa minum suplemen langsung segini," ujar Reizuka sambil menunjukkan segenggam pil di tangannya.
Tindakan tersebut memicu reaksi keras dari kalangan medis, salah satunya apoteker Heni melalui konten TikTok. Heni mengingatkan risiko interaksi zat aktif dan bahaya kelebihan dosis.
Menurut Heni, setiap jenis suplemen memiliki aturan konsumsi berbeda demi efektivitas penyerapan. Dari video tersebut, ia melihat potensi bentrokan zat aktif.
"Ada potensi interaksi antara zat besi dan zinc yang ada di multivitamin dengan kalsium. Kalau mereka dikonsumsi barengan, mereka akan bersaing penyerapannya di usus.
Hasilnya, keduanya tidak akan diserap optimal," jelas Heni.
Selain penyerapan yang sia-sia, Heni juga menyoroti penumpukan zat aktif.
Ia mengalkulasi total Vitamin B6 yang ditelan Reizuka mencapai 80 mg dalam sekali minum karena mengonsumsi beberapa suplemen berbeda.
>>> Dowoon DAY6 Dikabarkan Pacaran dengan Influencer Yoo Ji Yoo, Ini Buktinya
Suplemen Bukan Pengganti Pola Makan Sehat
Kebiasaan mengonsumsi vitamin berlebih juga pernah disoroti Profesor Kedokteran dari University of Michigan, Robert J. Fontana, MD.
Ia mengingatkan salah kaprah masyarakat yang menganggap suplemen sama amannya dengan buah-buahan.
Olivia Thomas, MS, RD, LDN dari Boston Medical Center menekankan bahwa suplemen hanya berfungsi sebagai pemenuh nutrisi tambahan, bukan jalan pintas untuk sehat, dan tidak bisa menggantikan pola makan seimbang.
Ancaman Kerusakan Organ Tubuh
Konsumsi suplemen sembarangan dapat berakibat fatal, terutama bagi individu dengan kondisi medis tertentu.
Cindy Reuter dari Dartmouth Health mengingatkan penderita gangguan hati, ginjal, jantung, hingga pasien kanker wajib waspada.
Organ hati dan ginjal harus bekerja ekstra keras menyaring zat yang masuk. Bombardir suplemen dosis tinggi dalam satu waktu berisiko membuat organ kelelahan hingga rusak.
>>> PT BEST Bangun Pabrik Elektronik Rumah Tangga Rp156 Miliar di Tangerang
Pembatasan dan konsultasi dokter juga diwajibkan bagi ibu hamil serta menyusui sebelum mengonsumsi suplemen apa pun.
Update Terbaru
Cara Mengecek dan Membatasi Data Pribadi yang Disimpan Google
Selasa / 26-05-2026, 13:44 WIB
HBO Pertahankan Detail Buku dalam Serial Terbaru Harry Potter
Selasa / 26-05-2026, 13:44 WIB
Urgensi IFC Indonesia: Menjemput Dana Global untuk Kemandirian Ekonomi
Selasa / 26-05-2026, 13:44 WIB
Pertamina Bantah Larangan Pembelian Pertalite per 1 Juni 2026
Selasa / 26-05-2026, 13:44 WIB
Celyna Grace Juara Indonesian Idol 2026, Kalahkan Niki Becker
Selasa / 26-05-2026, 13:44 WIB
Gagal Bersaing, Sergio Conceicao Resmi Putus Kontrak dengan Al Ittihad
Selasa / 26-05-2026, 13:43 WIB
Investor Asing Net Sell Rp 823,3 Miliar di Sesi I, Saham BBCA Melemah
Selasa / 26-05-2026, 13:43 WIB
Polri Kembangkan ETLE Face Recognition untuk Lacak Pengendara Tanpa Pelat Nomor
Selasa / 26-05-2026, 13:43 WIB
12 Contoh Khutbah Idul Adha Singkat tentang Keikhlasan hingga Kepedulian Sosial
Selasa / 26-05-2026, 13:40 WIB
Kenjiro Tsuda Gugat TikTok atas Replikasi Suara AI
Selasa / 26-05-2026, 13:39 WIB
Jung Kook dan Calvin Klein Luncurkan Koleksi Kapsul CKJK
Selasa / 26-05-2026, 13:39 WIB
Masjid Istiqlal Gelar Shalat Idul Adha 1447 H Tanpa Pendaftaran
Selasa / 26-05-2026, 13:39 WIB
Dokter Imbau Batasi Konsumsi Daging Berlebihan Saat Iduladha Demi Cegah Hipertensi
Selasa / 26-05-2026, 13:39 WIB
Pemerintah Perpanjang WFH ASN dan Swasta Dua Bulan
Selasa / 26-05-2026, 13:39 WIB






