"Buat teman-teman produser yang lain kalau ada salah-salah ucap atau mungkin keterangan saya tidak tepat, boleh silakan dikoreksi.

Dah!" pungkasnya.

Aduan Kuota Tayang ke DPR RI

Sebelumnya, produser film Nicki R. V.

dari 786 Production mengadu ke DPR RI terkait dugaan monopoli jadwal tayang bioskop oleh rumah produksi besar seperti MD Pictures, Starvision, Multivision, dan Falcon.

Nicki menilai asosiasi perfilman tidak mewakili seluruh pelaku industri, melainkan hanya mengakomodasi kepentingan kelompok tertentu.

Ia memaparkan data bahwa beberapa rumah produksi bisa menayangkan hingga 8–11 film per tahun, sementara produser lain kesulitan mendapatkan slot.

Masalah ini mencuat setelah film produksi 786 Production ditolak tayang pada Agustus 2026, padahal permohonan sudah diajukan sejak November 2025.

>>> Jokowi Nyatakan Siap Berakting dalam Film Kolosal Dayak

Nicki menuntut keadilan kuota tayang agar ekosistem perfilman nasional lebih sehat dan bebas dari praktik pilih kasih dalam penentuan jadwal bioskop.