Hasil minor di markas Manchester City pada April memicu reaksi psikologis positif di skuad London Utara.

"Saat kami kalah dari Manchester City, hari itu saya langsung berpikir, 'kami akan menjadi juara'," kata Arteta.

"Saya melihat para pemain di ruang ganti dan ingin melihat reaksi mereka sebelum saya mengatakan apa pun."

"Saya bisa melihat mereka sangat terpukul, tetapi pada saat yang sama mereka sadar bahwa kami bisa mengalahkan Manchester City dan kami bisa lebih baik dari mereka," tutur Arteta.

"Kami sadar peluang juara masih ada di tangan kami sendiri dan kami hanya perlu melakukan apa yang diperlukan untuk menjadi juara."

>>> Indra Sjafri Ungkap Lima Pilar Pembinaan Bakat Muda Sepak Bola

"Setelah itu, fokus kami langsung berubah ke apa yang dibutuhkan untuk memenangkan liga dan respons tim langsung terlihat.

Sejak saat itu saya merasa kami akan sangat dekat dengan gelar," ucap Arteta.

Suasana Emosional di Balik Layar

Arteta mengungkapkan kisah menarik soal situasi emosionalnya saat Arsenal memastikan posisi puncak klasemen.

Ia awalnya berniat memantau laga penentu bersama staf dan pemain di Sobha, tetapi mendadak membatalkan rencana tersebut.

"Saya seharusnya berada di Sobha bersama pemain dan staf karena itu yang mereka inginkan, tetapi saya tidak bisa," kata Arteta.

"Sekitar 20 menit sebelum pertandingan dimulai, saya memutuskan pergi."

"Saya merasa tidak bisa membawa energi yang saya inginkan dan saya pikir itu juga momen bagi mereka untuk bersama-sama menikmati semuanya," tutur Arteta.

Arteta memilih pulang ke kediaman pribadi untuk mengalihkan ketegangan dengan tidak menonton pertandingan. "Saya pergi ke taman belakang rumah, menyalakan api, lalu mulai membuat barbecue.

Saya sama sekali tidak menonton pertandingan," katanya.

"Saya hanya mendengar suara-suara dari ruang keluarga, lalu tiba-tiba keajaiban itu datang.

Anak laki-laki saya yang paling besar membuka pintu taman, berlari ke arah saya sambil menangis, lalu memeluk saya dan berkata, 'Kita juara, Ayah'," ujar Arteta.

"Dua anak saya yang lain dan istri saya kemudian datang menghampiri. Itu momen yang indah.

Hanya melihat kebahagiaan mereka, yang selalu mendampingi saya, rasanya benar-benar ajaib," ucap Arteta.

Arsenal menyempurnakan pesta juara dengan kemenangan 2-1 atas Crystal Palace melalui gol Gabriel Jesus dan Noni Madueke.

>>> Pawai Juara Persib Bandung Ricuh, Pemain dan Wali Kota Beri Evaluasi

Setelah menyelesaikan agenda domestik, fokus kini dialihkan ke final Liga Champions melawan Paris Saint-Germain pada Sabtu, 30 Mei 2026.