PSBS Biak Degradasi, Pelatih Sebut Tunggakan Gaji Jadi Penyebab
PSBS Biak dipastikan terdegradasi dari kasta tertinggi sepak bola Indonesia. Tim berjuluk Badai Pasifik itu hanya meraih empat kemenangan, enam imbang, dan 24 kekalahan dari 34 pertandingan.
Pelatih PSBS Biak, Marian Mihail, mengungkapkan masalah finansial menjadi penyebab utama kegagalan tim. Tunggakan gaji pemain dan staf pelatih disebut sangat memukul performa di lapangan.
>>> Pawai Juara Persib Bandung Ricuh, Pemain dan Wali Kota Beri Evaluasi
Mihail menyebut pengalaman ini sebagai titik terendah dalam karier profesionalnya. "Ini benar-benar menjadi pengalaman yang paling sulit dan paling buruk sebagai pelatih," ujarnya.
Meski terpukul, pelatih asal Rumania itu tetap mengambil sisi positif. "Sepak bola itu tidak bisa diprediksi.
Kita selalu belajar sesuatu, baik dari hal yang baik maupun yang buruk," lanjutnya.
Mihail menyampaikan permohonan maaf kepada suporter dan seluruh tim. "Saya sangat sedih dan kecewa," ungkapnya.
Ia mengaku pengalaman panjangnya belum cukup menyelamatkan klub.
>>> Timnas Indonesia Resmi Tunjuk Ronnie Barrie sebagai Manajer Perlengkapan
"Dengan pengalaman yang saya miliki, saya tidak bisa membantu klub ini lebih banyak untuk bertahan di kasta tertinggi," sambungnya.
Rencana Bangkit dari Kasta Kedua
Menatap musim depan, Mihail menekankan manajemen harus segera berbenah. Tim akan bertumpu pada pemain muda dari akademi dengan target persiapan mulai 15 Juli.
"Jika ada sumber daya keuangan, saya ingin memiliki waktu persiapan dua bulan. Jika memungkinkan dimulai pada 15 Juli," kata Mihail.
Waktu dua bulan dinilai krusial untuk mematangkan fisik dan membangun chemistry tim. "Satu bulan untuk latihan dasar dan fisik, satu bulan untuk pertandingan persahabatan," imbuhnya.
Mihail memprediksi persaingan di kasta kedua akan sengit. "Grupnya akan sangat kompetitif dengan tim seperti Semen Padang dan Persis Solo," ucapnya.
>>> Tottenham Sepakati Kontrak Marcos Senesi Usai Amankan Posisi Liga Primer
Klub lain seperti Barito Putera, Persipura Jayapura, dan PSIS Semarang juga dipastikan ikut bersaing. Kompetisi kasta kedua dijadwalkan mulai pada 18 September 2026.
Update Terbaru
PT Jakarta Sunat Vonis 4 Terdakwa Korupsi Minyak Mentah
Jumat / 10-07-2026, 08:14 WIB
Perburuan Rekor Abadi di Piala Dunia: Mbappe Kejar Gol Messi
Jumat / 10-07-2026, 08:14 WIB
Yeonjun TXT Rilis Album Solo Kedua 'No Labels: Part 02'
Jumat / 10-07-2026, 08:14 WIB
Lingkungan Kerja Toxic Seperti Apa? Kenali 11 Tanda Berikut
Jumat / 10-07-2026, 08:14 WIB
KPK Tangkap 5 Orang Termasuk Bupati Sukoharjo dalam OTT
Jumat / 10-07-2026, 08:14 WIB
Pakar Beri Catatan Penting soal MoU MPR-MK Terkait Tafsir Konstitusi
Jumat / 10-07-2026, 08:14 WIB
Rincian 20 Gol Kylian Mbappe di Piala Dunia
Jumat / 10-07-2026, 08:14 WIB
Peugeot E-5008 Dog Edition: Konsep Mobil Ramah Anjing dengan Fitur Pencari Anjing Hilang
Jumat / 10-07-2026, 08:10 WIB
Mayoritas SPBU Pertamina Sudah Jual B50, Tersebar di Jawa hingga Sulawesi
Jumat / 10-07-2026, 08:10 WIB
Cuma Satu Varian, Ini Spesifikasi BAIC T1
Jumat / 10-07-2026, 08:10 WIB
Gandeng Program B50, Jateng Jadi Percontohan Nasional CNG
Jumat / 10-07-2026, 08:09 WIB
Kim Jong Un Ingin Perkuat Kekuatan Nuklir Korut Secara Kualitas dan Kuantitas
Jumat / 10-07-2026, 08:09 WIB
Alasan Jadwal Rilis Avatar Aang: The Last Airbender Dipercepat ke Juli 2026
Jumat / 10-07-2026, 08:09 WIB
Cara Menggunakan Facial Foam yang Tepat, Lengkap dengan 3 Rekomendasi Produk Lokal
Jumat / 10-07-2026, 08:09 WIB







