Talenta baru muncul di skena musik Indonesia. Alala Zahra, remaja 13 tahun, merilis single perdana berjudul Bundaku Tersayang.

Lagu bergenre pop akustik ini menjadi penghormatan dan ungkapan terima kasih kepada ibunya. Liriknya sarat pesan tentang balas kasih sayang tanpa syarat.

>>> Joko Widodo Terima Tawaran Main Film Budaya Dayak

Aransemen menghadirkan atmosfer hangat. Gitar akustik, perkusi, violin, viola, cello, dan contra bass berpadu membangun karakter intim dan emosional.

Proses penulisan melodi dan produksi ditangani Edward Faisal. Saat ini, Alala bersama tim kreatif menyiapkan video klip resmi yang melibatkan perancang busana Lina Kartika.

"Aku lagi excited banget menyiapkan official music video-nya," ujar Alala dalam keterangan resmi, Senin (25/5/2026).

Sutradara dan kreator visual tengah menggodok konsep. Pendekatan visual disesuaikan untuk menerjemahkan pesan lirik ke dalam tayangan video.

>>> 6 Drama Korea yang Pernah Terjerat Kontroversi Distorsi Sejarah

Fokus pada storytelling dan styling menjadi prioritas. Langkah ini membentuk citra kuat bagi Alala yang juga aktif sebagai atlet figure skating.

"Berharap video ini bukan cuma indah secara visual, tapi juga bisa bikin orang merasakan pesan cinta untuk bunda," lanjut Alala.

Selain video klip, siswi SMP di Tangerang Selatan ini menjalankan promosi ke sejumlah kota di Pulau Jawa. Rangkaian meliputi pertunjukan langsung dan kunjungan ke stasiun radio.

Alala juga memulai persiapan proyek musik berikutnya.

>>> Drama Korea Perfect Crown Tuai Petisi di Majelis Nasional Akibat Distorsi Sejarah

Di bawah arahan Edward Faisal, ia terlibat merancang notasi, menyusun ide lirik, dan mendokumentasikan inspirasi melodi lewat voice memo.