Korban disebut pulang sekitar pukul 20.00 WIB, berganti pakaian, lalu keluar rumah untuk ngopi bersama temannya.

“Itu hal biasa, jadi keluarga tidak curiga,” ucap Samsudin.

Keluarga Duga Motif Perampokan

Keluarga menduga pembunuhan tersebut berkaitan dengan aksi perampasan harta benda. Samsudin menilai pelaku kemungkinan mengetahui kondisi korban melalui unggahan media sosial.

Menurut dia, Anggi beberapa kali membagikan aktivitas maupun pencapaiannya di akun pribadi.

“Mungkin ada yang melihat korban punya sesuatu lalu berniat jahat. Saya yakin ini perampokan,” katanya.

Di sisi lain, Samsudin mengapresiasi langkah cepat Satreskrim Polresta Bogor Kota dalam mengungkap kasus tersebut.

Ia mengaku sempat khawatir karena saat ditemukan, korban tidak membawa identitas apa pun. Namun polisi akhirnya berhasil mengungkap identitas korban melalui sidik jari dan menangkap pelaku.

“Saya salut karena kasus ini cepat terungkap,” ujarnya.

Keluarga berharap pelaku mendapat hukuman berat atas perbuatannya.

“Kalau mau mengambil barang silakan, tapi jangan sampai menghilangkan nyawa orang,” kata Samsudin.