Kreator serial Euphoria, Sam Levinson, mengungkapkan alasan di balik adegan kematian tragis karakter Nate Jacobs yang diperankan Jacob Elordi.

Adegan tersebut ditayangkan pada episode tujuh musim ketiga, Senin, 25 Mei 2026.

>>> Film Horor Obsession Cetak Rekor Pendapatan Box Office Global

Kematian karakter itu dirancang secara ekstrem dengan menggabungkan berbagai fobia.

Mulai dari pemotongan jari tangan dan kaki, dikubur hidup-hidup, hingga terjebak di dalam peti mati bersama ular derik berbisa.

Langkah ini diambil Sam Levinson untuk memberikan efek ketidaknyamanan yang mendalam bagi penonton setianya. Ia ingin memberi kejutan yang tidak terduga.

"There's this kind of funny thing where I know what the audience wants in terms of justice or karma," kata Sam Levinson kepada Esquire.

"With that in mind, I always think, 'Well, how can I give it to them?'"

Keputusan penyusunan adegan ini didasari oleh keinginan penonton yang sudah lama mengharapkan Nate Jacobs mendapatkan balasan.

Namun, Levinson ingin membuatnya begitu mengerikan sehingga penonton ragu apakah mereka benar-benar menginginkannya.

"How can I give them what they want, but make it so horrific and anxiety-inducing that by the time it happens, the audience isn't so sure they wanted it?"

ujar Sam Levinson.

Meskipun penonton menilai karakter Nate tidak bisa diperbaiki, Sam Levinson sengaja menampilkan sisi kemanusiaannya sepanjang musim ini. Hal itu dilakukan sebelum adegan kematiannya ditayangkan.

"It's like, 'Oh, you wanted him to get his comeuppance…? Okay,'" tutur Sam Levinson sambil tertawa.

Sutradara tersebut menambahkan bahwa memunculkan rasa bersalah dalam diri penonton merupakan elemen menarik. Ia ingin menghadirkan elemen tersebut dalam struktur cerita yang lebih besar.