Sutradara Sam Levinson mengungkapkan alasan di balik nasib akhir Rue Bennett yang diperankan Zendaya dalam episode terakhir Euphoria Season 3.

Ia menilai keputusan tersebut sebagai akhir yang paling jujur untuk serial itu.

>>> Twitch Luncurkan Fitur Dual Format untuk Live Streaming Vertikal

Kematian Rue didorong oleh keinginan Levinson untuk menghormati mendiang pemeran Fezco, Angus Cloud. Cloud meninggal akibat overdosis pada Juli 2023 di usia 25 tahun.

Kisah Akhir yang Jujur

"Orang seperti Rue tidak akan selamat," kata Levinson seperti diberitakan Page Six pada Senin (1/6). "Orang kambuh.

Mereka membuat kesalahan. Mereka belum siap untuk bersih dari narkoba."

"Tidak ada alasan untuk memperhalus itu. Saya ingin menceritakan kisah ini untuk Angus dan untuk orang-orang yang tidak diberi kesempatan kedua," ungkap Levinson.

Dalam episode akhir yang tayang pada Minggu (31/5), Rue meninggal akibat overdosis yang tidak disengaja.

Ia menelan pil yang sudah dicampur zat berbahaya yang diberikan oleh Alamo Brown (Adewale Akinnuoye-Agbaje).

Karakter Cloud, Fezco, muncul dalam episode tersebut saat rangkaian adegan kematian Rue. Levinson merancang kisah akhir dengan menampilkan kilas balik kehidupan Rue, termasuk momen bersama Fezco.

"Rue sedang menelusuri kembali hidupnya. Jadi ini momen di mana dia berhenti di minimarket lama tempat Fezco dulu bekerja.

Dia melihat papan nama itu dan mendapat kilas balik tentang dirinya dan Angus bersama," jelas Levinson.

>>> Era Baru AI: Mengenal Agentic AI yang Lebih Disruptif

Adegan kilas balik tersebut berasal dari rekaman uji yang tidak pernah masuk ke dalam serial.

"Saya pikir akan bagus untuk memakai footage itu dan melihat dia (Cloud) lagi, dan melihat mereka berdua," kata Levinson.