Film The Mandalorian and Grogu sukses memuncaki daftar film terlaris di Amerika Serikat dan Kanada pada akhir pekan libur panjang empat hari.

Sinema layar lebar pertama dari waralaba Star Wars dalam tujuh tahun terakhir ini meraup penjualan tiket sebesar US$102 juta atau sekitar Rp1,8 triliun.

>>> Kominfo Blokir 500 Game Penghasil Uang Palsu per Mei 2026

Pencapaian tersebut sejalan dengan proyeksi Boxoffice Pro yang memperkirakan pendapatan minimal US$100 juta.

Debut ini menjadi salah satu yang terendah dalam sejarah film Star Wars sejak Lucasfilm diakuisisi Walt Disney Co pada 2012.

Petualangan Din Djarin dan Grogu

Disutradarai Jon Favreau, film ini mengisahkan petualangan pemburu hadiah Din Djarin yang diperankan Pedro Pascal bersama murid mudanya, Grogu, yang populer dikenal sebagai Baby Yoda.

Proyek ini menjadi film Star Wars pertama yang seluruh proses syutingnya dilakukan di California dengan dukungan insentif pajak negara bagian sebesar US$22 juta.

Ulasan kritikus beragam.

Beberapa menilai film ini kurang memiliki cakupan luas dari segi latar dan alur, sementara yang lain menyebutnya sebagai tontonan menghibur.

Di Rotten Tomatoes, film mendapat skor 63% dari kritikus dan 89% dari penonton.

>>> Epic Games Umumkan Unreal Engine 6, Rocket League Jadi Salah Satu Game Pertama yang Mengadopsi

Favreau berupaya memperluas jangkauan penonton melalui format layar lebar.

"Membawa kisah-kisah ini ke layar lebar memberikan peluang untuk merangkul calon penonton baru yang mungkin tidak mengikuti Star Wars secara dekat," ujarnya saat penayangan perdana di Los Angeles pada 14 Mei.

Ia menambahkan, "Saya pikir sudah menjadi kewajiban kami untuk menyajikan sesuatu di layar bioskop dengan cara yang sepadan dan menguntungkan mereka karena sudah bersedia datang ke bioskop."