Tottenham Hotspur berada di ambang degradasi dari kasta tertinggi Liga Inggris setelah 48 musim bertahan. Ancaman ini muncul menjelang laga pamungkas musim 2025-2026.

Pertandingan krusial melawan Everton akan digelar di Stadion Tottenham Hotspur pada Minggu (24/5/2026) pukul 22.00 WIB.

>>> AIK Kalahkan Hammarby IF 2-1 di Derby Allsvenskan

Hasil laga ini akan menentukan nasib Spurs.

Klub berjuluk Spurs tersebut mengalami penurunan performa dalam dua musim terakhir. Mereka terus berjuang di papan bawah, padahal sebelumnya rutin bersaing di enam besar.

Nasib Tottenham tidak sepenuhnya di tangan mereka sendiri. Selain harus menang atas Everton, mereka juga bergantung pada hasil pertandingan West Ham United melawan Leeds United.

Jika West Ham menang, Tottenham bisa selamat. Namun jika hasil lain tidak mendukung, Spurs harus terdegradasi ke Championship.

Sejarah Degradasi Tottenham

Menurut data World Soccer Talk, Tottenham terakhir kali turun kasta pada musim 1976-1977. Saat itu mereka finis di peringkat ke-22 Divisi Pertama.

Namun, Spurs langsung promosi kembali pada musim berikutnya. Mereka menyelesaikan kompetisi di peringkat ketiga Divisi Dua musim 1977-1978.

>>> Oklahoma City Thunder Kalahkan San Antonio Spurs 123-108 di Game 3 Final Wilayah Barat

Sejak kembali naik kasta pada 1978, Tottenham selalu bertahan di divisi utama. Termasuk saat era Premier League dimulai pada 1992.

Momen paling kritis sebelum musim ini terjadi pada 2024-2025.

Spurs finis di peringkat ke-17 demi memprioritaskan Liga Europa yang akhirnya mereka juarai dengan mengalahkan Manchester United di final.

Dalam sejarah panjang klub sejak 1896-1897, Tottenham tercatat sudah empat kali mengalami degradasi. Penurunan kasta terjadi pada 1915, 1928, 1935, dan 1977.

Periode absen terlama Spurs di kasta tertinggi terjadi setelah degradasi 1935. Mereka butuh 15 tahun untuk kembali ke Divisi Pertama, dipengaruhi penghentian kompetisi akibat Perang Dunia II.

Saat ini Tottenham berada di urutan kelima daftar klub dengan masa bakti terlama di kasta tertinggi tanpa terdegradasi.

>>> Chelsea Tunjuk Xabi Alonso sebagai Manajer Baru Jelang Laga vs Sunderland

Posisi pertama dipegang Arsenal dengan 106 musim berturut-turut sejak 1919.