Madura United berhasil memastikan diri bertahan di Liga 1 musim depan setelah menumbangkan PSM Makassar dengan skor 2-0 pada laga pamungkas BRI Super League 2025/26.

Pertandingan yang digelar di Stadion Gelora Bangkalan, Sabtu (23/5/2026), membuat Laskar Sape Kerrab finis di luar zona merah sekaligus memupus harapan Persis Solo untuk menyalip posisi mereka.

>>> I.League Resmi Jadwalkan Kick-off Super League Musim Baru 4 September 2026

Presiden Klub: Jangan Bergantung pada Klub Lain

Presiden Klub Madura United, Achsanul Qosasi, menekankan pentingnya mentalitas independen kepada para pemain. Ia meminta mereka tidak menggantungkan nasib pada hasil pertandingan tim lain.

"Kami tekankan pada pemain, jangan bergantung pada klub lain. Nasib kalian ada di tangan kalian sendiri.

Dan mereka jalankan ini dengan baik," ujar Achsanul Qosasi.

Pria yang akrab disapa AQ itu juga mengapresiasi kedisiplinan dan taktik tim yang berhasil meredam agresivitas serangan PSM Makassar.

"Seluruh jalur serangan PSM mereka tutup luar biasa. Dan mereka memenangkan pertandingan dengan skor meyakinkan 2-0," tambahnya.

Perjuangan Menegangkan hingga Akhir

Achsanul menilai dinamika kompetitif musim ini sebagai drama sepak bola yang mendewasakan timnya. Meski performa apik baru keluar di akhir musim, ia bersyukur timnya selamat.

"Permainan yang bagus serasa final. Bagi kami ini adalah perjuangan yang mestinya kami lakukan sejak awal kompetisi.

Tapi itulah sepak bola, kami mampu bermain bagus dan alhamdulillah terselamatkan," katanya.

Ia mengakui periode ini merupakan salah satu momen paling menegangkan selama lebih dari sepuluh tahun memimpin klub.

"Betul ini periode terberat. Kalau tahun lalu, tiga pertandingan terakhir kami sudah bisa memastikan untuk selamat.