Kominfo Blokir 500 Aplikasi Game Penghasil Uang Palsu Sepanjang 2026
Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) memblokir lebih dari 500 aplikasi permainan penghasil uang palsu di Indonesia sepanjang tahun 2026 hingga 24 Mei 2026.
Langkah ini diambil karena ratusan platform digital tersebut terindikasi melakukan penipuan dan menerapkan skema Ponzi yang merugikan pengguna.
>>> Forza Horizon 6 Resmi Meluncur Bawa Latar Jepang ke PC dan Xbox
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat akumulasi kerugian finansial masyarakat akibat aplikasi bodong berkedok imbalan saldo digital mencapai Rp45 miliar.
Kerugian tersebut berasal dari laporan masyarakat sepanjang periode 2025 hingga awal 2026 akibat iming-iming keuntungan instan.
Maraknya pencarian warga mengenai "game penghasil saldo dana" atau "apk penghasil uang terbukti membayar" memicu pihak otoritas memperketat pengawasan.
Banyak pengguna terjebak pada aplikasi ilegal yang menjanjikan hadiah besar namun berujung pada pembekuan saldo sepihak.
Perbedaan Aplikasi Legal dan Ilegal
Platform yang memiliki legitimasi resmi umumnya menetapkan batas penarikan yang terukur dan logis bagi setiap penggunanya.
Para pemain kasual rata-rata hanya bisa menghasilkan pendapatan harian antara Rp10.000 hingga Rp100.000 per hari, tergantung alokasi waktu dan ketersediaan misi.
Akumulasi penghasilan bulanan yang realistis berkisar Rp50.000 sampai Rp500.000 dengan durasi bermain aktif 1 hingga 2 jam setiap harinya.
>>> Anji Resmi Menikahi Dena Desy di Gunung Putri Bogor
Sebaliknya, klaim keuntungan fantastis hingga jutaan rupiah dalam waktu singkat biasanya membutuhkan syarat berat dan tidak masuk akal.
Hasil sebesar itu umumnya hanya dapat dicapai oleh pengguna yang menghabiskan waktu 6 hingga 8 jam sehari atau bersedia melakukan pengisian saldo terlebih dahulu.
Masyarakat kini dituntut memahami cara membedakan game penghasil uang asli dan palsu agar tidak menjadi korban penipuan siber.
Update Terbaru
11.000 Pengemudi California Harus Ujian Ulang dalam 30 Hari
Kamis / 09-07-2026, 06:34 WIB
Burger Daging Belut di Jepang Tembus Rp650 Ribu
Kamis / 09-07-2026, 06:33 WIB
Menelusuri Nama Sunda dan Jawa Barat, dari Zaman Es hingga Kemerdekaan
Kamis / 09-07-2026, 06:33 WIB
Serangan Baru AS Hantam Pembangkit Listrik, Kota di Iran Gelap Gulita
Kamis / 09-07-2026, 06:29 WIB
Teleskop Webb Temukan Bulan Kecil Baru di Antara Cincin Uranus
Kamis / 09-07-2026, 06:28 WIB
Kalah di PTUN, Menteri HAM Natalius Pigai Diperintahkan Kembalikan Jabatan Anak Buahnya
Kamis / 09-07-2026, 06:28 WIB
Polisi Geledah Kafe di Cipete Terkait Dugaan Korupsi PLN, ASABRI, dan Krakatau Steel
Kamis / 09-07-2026, 06:28 WIB
Polda Metro Bongkar Lokalisasi Tenda Biru di Cibitung, 8 Anak Jadi Korban Eksploitasi Seksual
Kamis / 09-07-2026, 06:28 WIB
KPK Usut Dugaan Fee 10 Persen Eks Sekjen MPR Ma'ruf Cahyono
Kamis / 09-07-2026, 06:28 WIB
Hilary Duff Terobsesi Facial Sperma Salmon, Ajak Suami Ikutan
Kamis / 09-07-2026, 06:28 WIB
Trump Ganti Pesawat Kepresidenan di Tengah Ketegangan dengan Iran
Kamis / 09-07-2026, 06:22 WIB
Samsung Gelar Galaxy Unpacked 22 Juli 2026 di London, Bocoran Desain Produk Muncul
Kamis / 09-07-2026, 06:21 WIB
PUBG Mobile: Cara Dapat Hadiah Gratis Naruto Shippuden, Ada 600 USD!
Kamis / 09-07-2026, 06:21 WIB
Roblox Hadirkan Game Horor Viral dengan Sensasi Menegangkan
Kamis / 09-07-2026, 06:21 WIB







