BlackBerry Ltd telah resmi menghentikan dukungan untuk sistem operasi orisinal mereka, BlackBerry OS, sejak 4 Januari 2022.

Langkah ini membuat ponsel klasik merek tersebut tidak dapat lagi digunakan untuk panggilan atau SMS.

>>> Hidden Game Berevolusi: dari Top Up Game Jadi Sistem Transaksi Harian

Saat ini, perusahaan asal Kanada itu bertransformasi menjadi penyedia perangkat lunak yang berkonsentrasi pada sektor keamanan siber (cybersecurity) dan Internet of Things (IoT).

BlackBerry tidak lagi memproduksi perangkat keras secara mandiri untuk pasar konsumen umum.

Kabar mengenai kembalinya merek BlackBerry di pasar ponsel sering muncul, namun biasanya merujuk pada sistem proteksi kendaraan pintar atau infrastruktur TI korporasi.

Sebelumnya, OnwardMobility sempat merencanakan ponsel 5G dengan papan tik fisik, tetapi proyek itu dibatalkan pada awal 2022 karena lisensi merek ditarik.

>>> AS Temukan Cadangan Litium Raksasa Senilai Rp1.150 Triliun di Appalachian

Hingga kini, belum ada pernyataan resmi tentang rencana BlackBerry kembali ke industri ponsel.

Gambar atau spesifikasi produk baru yang beredar di media sosial hanyalah konsep buatan penggemar atau informasi yang belum terverifikasi.

Pengamat teknologi mencatat potensi positif seperti proteksi data tangguh dan nostalgia, namun tantangan besar adalah ekosistem aplikasi yang sulit bersaing dengan toko aplikasi modern serta biaya produksi tinggi.

>>> Erin Serahkan Bukti Rekaman CCTV Usai Bantah Tuduhan Aniaya Eks ART

Bagi yang menginginkan pengalaman mengetik fisik, disarankan menggunakan aksesori pihak ketiga untuk ponsel modern.