Prinsipal global XPENG resmi mengambil alih kepemilikan saham sepenuhnya untuk operasional di Indonesia.

Langkah strategis ini bertujuan memperkuat posisi merek kendaraan listrik asal China di pasar otomotif Tanah Air.

>>> Pembalap Astra Honda Bagikan Pengalaman Balap kepada Pelajar Tasikmalaya

Peralihan kepemilikan ini memberikan dorongan kuat untuk mempercepat kehadiran pilihan varian setir kanan di pasar domestik.

Kerja sama yang lebih erat dengan pihak pusat diharapkan dapat memangkas waktu tunggu peluncuran produk baru.

“Ya, itu kan untuk kita kerja sama lebih baik lagi ke depannya dan supaya kolaborasi bisa speed up.

Kayak misalnya kita mau setir kanan dan segala macam kan,” ujar Iki Wibowo, CEO XPENG Indonesia.

Investasi langsung dari prinsipal pusat memastikan pasar otomotif Indonesia mendapatkan porsi perhatian yang lebih besar.

Pihak pusat kini dapat menganalisis kebutuhan spesifik konsumen di dalam negeri secara lebih jeli.

Saat ini konfigurasi setir kanan global XPENG masih terbatas pada model crossover XPENG G6 dan MPV premium XPENG X9.

>>> Hanya 30 Orang yang Bisa Mengendarai AMG CLE 63 Mythos 646 HP Ini

Terbatasnya varian tersebut dipengaruhi oleh perhitungan skala ekonomi serta volume penjualan yang belum memungkinkan jika Indonesia hanya berdiri sendiri.

“Jadi kalau secara kumulatif, mungkin cukup volumenya, ya pasti mereka akan consider bikin setir kanan kan,” kata Iki Wibowo.

Meskipun kendali perusahaan kini dipegang oleh prinsipal global, arah kebijakan produk dipastikan tidak menjadi kaku.

Penentuan model yang akan diproduksi atau didatangkan ke depannya tetap menyesuaikan dengan permintaan pasar.

“Kendali penuh di konsumen sebenarnya,” tutur Iki Wibowo.

Untuk menekan biaya produksi dan memperkuat strategi lokalisasi, unit kendaraan listrik yang dipasarkan oleh XPENG saat ini sudah dirakit secara lokal.

>>> Honda Resmi Serahkan 20 Unit Prelude kepada Konsumen Pertama di Indonesia

Proses perakitan tersebut dilakukan di fasilitas perakitan yang berlokasi di Purwakarta.