PT ITSEC Asia Tbk (IDX: CYBR) siap mempercepat ekspansi bisnis keamanan siber. Perusahaan mencatat laba bersih Rp68,35 miliar pada tahun buku 2025.

Dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) 2025, seluruh agenda disetujui. Agenda itu mencakup laporan tahunan, penggunaan laba, dan realisasi dana IPO serta Waran Seri I.

>>> Xiaomi Luncurkan Power Bank Magnetik Ultra Tipis 10.000mAh 45W

Laba bersih Rp68,35 miliar dialokasikan sebagai laba ditahan. Dana cadangan wajib sebesar Rp100 juta ditetapkan, sisanya untuk operasional dan pengembangan bisnis.

Perseroan memutuskan tidak membagikan dividen tahun buku 2025. Fokus utama adalah ekspansi usaha.

Dana hasil IPO senilai Rp92,18 miliar telah terealisasi penuh.

Dana dari konversi Waran Seri I mencapai Rp90,75 miliar, dengan sisa Rp14,83 miliar untuk pengembangan bisnis.

>>> Realme Buds Air 8 Pro Resmi di India, Baterai Tahan 50 Jam

Penguatan Struktur Organisasi

ITSEC Asia memperkuat struktur organisasi untuk mendukung pertumbuhan. Presiden Direktur Patrick Rudolf Dannacher menyebut langkah ini strategis.

“Industri keamanan siber kini memasuki fase yang semakin strategis bagi keberlanjutan bisnis dan ketahanan nasional,” ujar Patrick dalam keterangan resmi, Sabtu (23/5/2036).

Penguatan organisasi memastikan perusahaan memiliki struktur, kapabilitas, dan kepemimpinan yang tepat. Kebutuhan pasar berkembang sangat cepat.

ITSEC Asia melihat lonjakan kebutuhan keamanan siber di berbagai sektor. Mulai dari pemerintahan, jasa keuangan, infrastruktur kritikal, hingga enterprise.

>>> Anker Day 2026: Panggung Terobosan Teknologi dengan Chip AI THUS

Perusahaan memperkuat layanan cyber resilience, managed security services, dan solusi keamanan berbasis AI. Indonesia memiliki potensi besar dalam pengembangan ekosistem keamanan digital.