Hyundai Recall 424.743 Kendaraan Akibat Airbag Meledak dan Rem Mendadak
Hyundai mengumumkan recall besar-besaran yang mencakup 424.743 kendaraan di Amerika Serikat.
Tiga masalah berbeda menjadi penyebab penarikan ini, mulai dari risiko airbag meledak hingga rem yang aktif secara tiba-tiba.
>>> Nissan Rationasi Oli Mesin, Prioritas untuk Pelanggan Tertentu
Airbag Berpotensi Meledak pada Elantra
Recall paling serius menyasar 3.493 unit Hyundai Elantra produksi 2015 dan 2016.
Kendaraan ini dilengkapi inflator airbag buatan ARC Automotive yang dapat pecah dan menyemburkan pecahan logam ke pengemudi.
Menurut National Highway Traffic Safety Administration (NHTSA), inflator tersebut mungkin mengandung propelan di luar spesifikasi kepadatan.
Hal ini bisa meningkatkan tekanan internal dan menyebabkan inflator pecah saat airbag mengembang.
Hyundai belum menerima laporan adanya pecahan inflator, namun memutuskan recall sebagai langkah pencegahan.
Pemilik akan dihubungi pada Juli dan diminta membawa kendaraan ke dealer untuk pemeriksaan dan penggantian inflator jika diperlukan.
Rem Mendadak Akibat Software
Recall terbesar melibatkan 421.078 kendaraan dengan sistem forward collision avoidance yang bermasalah. Model yang terdampak meliputi Santa Cruz, Tucson, Tucson Hybrid, dan Tucson Plug-In Hybrid tahun 2025-2026.
>>> Ferrari 348 Challenge Bernuansa General Lee Siap Dilelang
Masalah ini disebabkan oleh software yang membuat sistem terlalu sensitif terhadap objek di depan kendaraan. Akibatnya, rem dapat aktif secara tiba-tiba tanpa peringatan yang memadai.
Hyundai mulai menyelidiki masalah ini awal tahun lalu dan telah menerima 376 laporan terkait sistem tersebut. Empat di antaranya menyebabkan kecelakaan beruntun yang mengakibatkan empat orang cedera.
Dealer akan memperbarui software kamera depan untuk mengatasi masalah ini, dengan pemberitahuan recall dijadwalkan pada pertengahan Juli.
Suspensi Longgar pada Ioniq 5 dan Ioniq 9
Recall ketiga mencakup 172 unit Ioniq 5 tahun 2025 dan Ioniq 9 tahun 2026. Kendaraan listrik ini mungkin memiliki baut suspensi belakang yang tidak dikencangkan dengan benar.
Getaran dapat melonggarkan mur dan baut seiring waktu, yang berpotensi menyebabkan hilangnya kendali.
Hyundai menerima laporan pertama pada 2025 tentang suara aneh dari suspensi belakang Ioniq 5, yang memicu investigasi.
Perusahaan hanya mengetahui dua insiden terkait masalah ini. Diperkirakan hanya 1% dari kendaraan yang ditarik memiliki komponen suspensi yang tidak dikencangkan dengan benar.
>>> Lexus RX Facelift: Perubahan Interior Lebih Signifikan dari Eksterior
Dealer akan memeriksa dan mengganti pengencang suspensi belakang serta melakukan penyelarasan roda belakang.
Update Terbaru
BMKG Prakirakan Bogor Selatan Hujan Sedang Hari Ini Sabtu 23 Mei 2026
Sabtu / 23-05-2026, 06:50 WIB
Kasus Covid-19 di Singapura Melonjak ke 12.700, Ini Penyebabnya
Sabtu / 23-05-2026, 06:43 WIB
FF Kipas Beta v2.105.X Rilis Update Terbaru dengan Fitur Otomatisasi Klaim
Sabtu / 23-05-2026, 06:40 WIB
BMKG Prakirakan Kepulauan Seribu Hujan Ringan dan Udara Kabur Sepekan ke Depan
Sabtu / 23-05-2026, 06:40 WIB
BMKG Prakirakan Cuaca Bandung Hari Ini Sebagian Berawan Sejak Pagi
Sabtu / 23-05-2026, 06:40 WIB
Kemensos Perketat Syarat Penerimaan Bansos PKH dan BPNT 2026
Sabtu / 23-05-2026, 06:35 WIB
Pemerintah Bahas Pajak Kendaraan Listrik, Insentif Dievaluasi
Sabtu / 23-05-2026, 06:33 WIB
Mantan Chairman Tsinghua Unigroup Zhao Weiguo Divonis Mati
Sabtu / 23-05-2026, 06:33 WIB
VfB Stuttgart Incar Kemenangan Perdana Lawan Bayern di Final DFB-Pokal
Sabtu / 23-05-2026, 06:28 WIB
Kesalahan Ketik Rp 100 Juta dalam Lelang Acura NSX Langka
Sabtu / 23-05-2026, 06:28 WIB
Juicy Luicy Jadi Penutup Jogja Financial Festival 2026 Day 2
Sabtu / 23-05-2026, 06:28 WIB
Suhu Surabaya Menyengat Hari Ini, BMKG Ingatkan Indeks UV Ekstrem
Sabtu / 23-05-2026, 06:26 WIB
Manajemen Liverpool Evaluasi Masa Depan Arne Slot Usai Gagal Juara
Sabtu / 23-05-2026, 06:13 WIB
FC Bayern Munchen Tantang VfB Stuttgart di Final DFB-Pokal 2026
Sabtu / 23-05-2026, 06:13 WIB






