VfB Stuttgart mengusung misi mencetak sejarah baru saat menghadapi FC Bayern Munchen di final DFB-Pokal.

Pertandingan akan berlangsung di Stadion Olimpiade Berlin pada Sabtu, 23 Mei 2026 pukul 20.00 waktu setempat.

>>> Manajemen Liverpool Evaluasi Masa Depan Arne Slot Usai Gagal Juara

Klub berjuluk Die Schwaben itu belum pernah meraih kemenangan atas Bayern sepanjang musim ini. Dalam tiga pertemuan sebelumnya, Stuttgart selalu menelan kekalahan.

Rekor buruk juga menghantui Stuttgart pada dua laga final piala domestik terdahulu di Berlin. Kekalahan pada 1986 dan 2013 masih membekas di ingatan para pemain dan legenda klub.

Kenangan Pahit Final 1986

Legenda klub Karlheinz Förster mengingatkan performa apik tim di liga sebagai modal penting. Namun, ia memiliki kenangan buruk saat memimpin tim sebagai kapten pada final 3 Mei 1986.

"Tim kami tampil sangat baik di liga – pasti ada peluang," ujar Karlheinz Förster, mantan kapten VfB Stuttgart.

Kala itu, Stuttgart kalah telak 2-5 dari Bayern. Kekalahan dipengaruhi absennya penjaga gawang Helmut Roleder dan keputusan pelatih Willi Entenmann yang tidak mendaftarkan Bernd Förster.

"Itu pasti sebuah kesalahan," kata Förster.

Seminggu sebelumnya, Stuttgart membantu Bayern menjadi juara liga dengan mengalahkan Werder Bremen 2-1. Namun, Bayern tetap tampil tanpa kompromi di final.

"Kami mungkin punya hutang budi pada Bayern. Tapi profesional selalu ingin menang.

Saya tidak pernah memberikan sesuatu secara gratis, dan saya juga tidak pernah menerima sesuatu secara gratis," tutur Förster.

Dalam laga itu, Roland Wohlfarth mencetak tiga gol untuk Bayern, ditambah dua gol Michael Rummenigge. Stuttgart hanya membalas melalui Guido Buchwald dan Jürgen Klinsmann.