BMKG: Hujan Ringan Guyur Sebagian Jawa Timur, Polusi Surabaya Tinggi
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan Kota Surabaya dan sebagian besar wilayah Jawa Timur berpotensi diguyur hujan berintensitas ringan pada Jumat (22/5/2026).
Selain potensi hujan ringan, warga Surabaya juga diimbau mewaspadai penurunan kualitas udara akibat tingkat polusi yang diprediksi cukup tinggi.
>>> Gangguan Transmisi 275 kV Picu Pemadaman Listrik Massal di Sumatera
Wilayah Terdampak Hujan Ringan
Wilayah yang berpotensi mengalami hujan ringan meliputi Bangkalan, Banyuwangi, Bojonegoro, Bondowoso, Jember, Kabupaten Kediri, Kota Batu, Kabupaten/Kota Madiun, Kabupaten/Kota Probolinggo, Kota Surabaya, Lamongan, Magetan, Kabupaten Pasuruan, Ponorogo, Sumenep, Trenggalek, dan Tuban.
Sementara itu, daerah Sidoarjo, Gresik, Kabupaten/Kota Malang, Pamekasan, dan Ngawi diprakirakan hanya akan mengalami kondisi cerah hingga berawan.
Suhu dan Angin
Suhu udara di Jawa Timur berkisar antara 13 hingga 35 derajat celsius dengan kelembapan udara mencapai 56 sampai 100 persen.
Angin bertiup dominan dari arah Timur Laut dengan kecepatan antara lima hingga 28 kilometer per jam.
Polusi Udara Surabaya Tidak Sehat
Polusi udara di Surabaya diprediksi masuk dalam kategori tidak sehat, terutama bagi kelompok masyarakat yang sensitif terhadap gangguan saluran pernapasan.
Kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, dan penderita asma diimbau untuk membatasi aktivitas fisik berat di luar rumah serta disarankan menggunakan masker pelindung debu.
>>> BTS Gelar Konser World Tour ARIRANG di SUGBK Desember 2026
Kondisi Maritim
BMKG Maritim Tanjung Perak memprakirakan wilayah perairan Jawa Timur akan didominasi oleh kondisi awan tebal.
Laut Jawa bagian timur diprediksi mengalami angin kencang dari tenggara dengan kecepatan maksimal hingga 21 knot atau 39 kilometer per jam, serta tinggi gelombang antara 0,5 sampai 1,1 meter.
Kondisi serupa terjadi di Selat Madura dengan embusan angin dari timur berkecepatan maksimal 22 knot atau 41 kilometer per jam dan tinggi gelombang 0,5 sampai 1,1 meter.
Perairan selatan Jawa Timur juga diprediksi berawan tebal dengan kecepatan angin dari timur mencapai maksimal 20 knot atau 37 kilometer per jam, sementara tinggi gelombangnya berkisar antara 0,8 hingga 2,4 meter.
Meskipun jalur pelayaran di Selat Madura dan sekitarnya dilaporkan masih berada dalam batas aman, konsentrasi partikel polusi dari daratan berpotensi memengaruhi jarak pandang di permukaan laut.
>>> MUI Jatim Haramkan Ritual Pesugihan di Gunung Kawi
Otoritas pelabuhan mengimbau para nakhoda kapal untuk tetap memantau pembaruan informasi navigasi secara berkala.
Update Terbaru
Ketua MPR dan Menlu RI Terbang ke Iran Hadiri Pemakaman Khamenei Besok
Rabu / 08-07-2026, 21:21 WIB
Polisi Sita Dolar AS dan Singapura saat Geledah Kafe di Cipete
Rabu / 08-07-2026, 21:21 WIB
Para Eksekutif Kaget dengan Tagihan AI Besar setelah Mengira Bisa Ganti Pekerja Gratis
Rabu / 08-07-2026, 21:18 WIB
Mortir Tank Meledak di Cipatat Bandung Barat, 3 Warga Tewas
Rabu / 08-07-2026, 21:18 WIB
Polisi Geledah Mal Mewah di Jaksel Terkait Korupsi dan TPPU
Rabu / 08-07-2026, 21:18 WIB
Review Acer Nitro 18 AI: Layar Besar, Harga Terjangkau, Performa Terbatas
Rabu / 08-07-2026, 21:15 WIB
Nintendo Akan Terus Jual Switch 1 di Luar Eropa hingga 2027
Rabu / 08-07-2026, 21:15 WIB
Kunjungan Perdana Raja Charles ke Isle of Man, Akan Berpidato di Parlemen
Rabu / 08-07-2026, 21:15 WIB
Drone Ukraina Serang Tiga Kilang Minyak Canggih Rusia
Rabu / 08-07-2026, 21:14 WIB
19 Pemain Terancam Absen di Semifinal Piala Dunia 2026 Jika Kena Kartu Kuning Lagi
Rabu / 08-07-2026, 21:14 WIB
BPOM Dukung Pengembangan Vaksin mRNA DBD Pertama di Dunia
Rabu / 08-07-2026, 21:14 WIB
Kata-kata Terakhir Pilot Boeing 737 Sebelum Hilang Kontak di Laut Arab
Rabu / 08-07-2026, 21:14 WIB
Brabus Kini Garap Kapal Pesiar Mewah Lewat Kolaborasi dengan AB Yachts
Rabu / 08-07-2026, 21:13 WIB
9 Hari Tak Kunjung Padam, Petugas Doa Bersama di TPA Jatiwaringin
Rabu / 08-07-2026, 21:13 WIB







