MUI Jatim Haramkan Ritual Pesugihan di Gunung Kawi

Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Timur menegaskan bahwa ritual pesugihan di Gunung Kawi, Kabupaten Malang, hukumnya haram secara mutlak.
Keputusan ini dikeluarkan pada Kamis (21/5) sebagai respons atas video viral yang diunggah oleh Marcel Radhival atau Pesulap Merah.
>>> Calvin Dores Berniat Jual Bola Mata demi Hidupi Keluarga
Sekretaris Umum MUI Jatim, Hasan Ubaidillah, menjelaskan bahwa praktik tersebut termasuk perbuatan musyrik. "Kalau praktik terus ada ritualnya, itu tentu kemusyrikan.
Tentu hukumnya haram secara mutlak," ujarnya.
Menurut Gus Ubed, sapaan akrab Hasan Ubaidillah, mayoritas pengunjung Gunung Kawi datang dengan tujuan memohon materi. Mereka kerap membawa perlengkapan khusus yang menyimpang dari ajaran tauhid, seperti sesajen.
Ia membedakan antara tawassul yang dibenarkan dengan ritual mistis. "Tawassul itu mendekatkan diri ke Allah, tanpa ritual apapun, tanpa sesajen, murni berdoa.
Tapi realitanya di Gunung Kawi, yang datang melakukan ritual khusus dengan media tertentu seperti sesajen, jelas itu haram," tegasnya.
>>> Trans TV Tayangkan Film Term Life Malam Ini, Kisah Ayah dan Anak dalam Pelarian
Kepercayaan bahwa sesaji dapat mendatangkan rezeki dinilai mencederai akidah.
"Meyakini ketika ritual di Gunung Kawi bisa mendatangkan uang banyak, pekerjaan lancar, dengan sesajen tertentu, itulah mengapa dikatakan musyrik," tambah Hasan.
Ia juga meluruskan konsep wasilah dalam Islam. Wasilah adalah perantara untuk mendekatkan diri kepada Allah, bukan untuk meminta materi melalui ritual mistis.
Contoh tawassul yang benar adalah dengan menyebut nama Rasulullah SAW sebagai kekasih Allah agar doa dikabulkan.
Sebelumnya, Marcel Radhival mengunggah konten yang membongkar praktik penggandaan uang di Gunung Kawi.
>>> BTS Konser di Jakarta 26-27 Desember 2026, Ini Jadwal War Tiketnya
Meski demikian, ia tetap menyarankan Keraton Gunung Kawi sebagai tempat wisata edukasi budaya, bukan untuk ritual mistis.
Update Terbaru
Gangguan Sistem Kelistrikan Picu Pemadaman Total di Riau dan Sekitarnya
Jumat / 22-05-2026, 23:20 WIB
Pemadaman Listrik Riau Ganggu Persiapan Ujian Sekolah Anak
Jumat / 22-05-2026, 23:20 WIB
Stellantis Hadirkan Sistem Mengemudi Hands-Free Level 2++ pada 2028
Jumat / 22-05-2026, 23:18 WIB
Digimap Mulai Jual MacBook Neo di Indonesia, Harga Mulai Rp10,7 Juta
Jumat / 22-05-2026, 23:18 WIB
TRAC Luncurkan Fitur Pick Up Now untuk Sewa Mobil Instan
Jumat / 22-05-2026, 23:13 WIB
Final Piala Turki: Trabzonspor vs Konyaspor di Antalya
Jumat / 22-05-2026, 23:08 WIB
Persib Bandung dan Borneo FC Berebut Juara Super League 2025-2026
Jumat / 22-05-2026, 23:03 WIB
UBL Nasional Season 1: Panggung Pembuktian Atlet Tinju Mahasiswa
Jumat / 22-05-2026, 23:03 WIB
Riot Games Perbarui Vanguard untuk Lumpuhkan Hardware Peretas
Jumat / 22-05-2026, 23:00 WIB
BMKG: Hujan Ringan Guyur Sebagian Jawa Timur, Polusi Surabaya Tinggi
Jumat / 22-05-2026, 23:00 WIB
Tving Raup Sukses Berkat Serial 'Yumi's Cells' dan 'The Legend of Kitchen Soldier'
Jumat / 22-05-2026, 22:54 WIB
Harga Hotel di Busan Melonjak Hingga 10 Kali Lipat Jelang Konser BTS, Fans Murka
Jumat / 22-05-2026, 22:54 WIB
Pasar Film Cannes 2026: Permintaan Film Korea Tetap Tinggi Meski Pembeli Lebih Selektif
Jumat / 22-05-2026, 22:53 WIB
Annie, Chaebol Heiress dan Idol K-Pop, Lulus dari Columbia University
Jumat / 22-05-2026, 22:53 WIB






