Stellantis mengumumkan rencana untuk menghadirkan sistem mengemudi otonom Level 2++ yang baru. Sistem ini memungkinkan mengemudi hands-free dari pintu ke pintu, baik di jalan tol maupun di perkotaan.

Sistem tersebut dijadwalkan hadir pada tahun 2028. Teknologi ini menggunakan Wayve AI Driver untuk memberikan pengalaman berkendara yang intuitif dan aman.

>>> TRAC Luncurkan Fitur Pick Up Now untuk Sewa Mobil Instan

Kolaborasi dengan Wayve dan Qualcomm

Stellantis akan mengintegrasikan sistem Level 2++ ke dalam model Amerika Utara yang belum disebutkan namanya.

Chief Engineering and Technology Officer Stellantis, Ned Curic, mengatakan kolaborasi dengan Wayve menciptakan pengalaman hands-free yang intuitif dan menyenangkan.

CEO Wayve, Alex Kendall, mengungkapkan bahwa prototipe Stellantis dibuat dalam waktu kurang dari dua bulan.

>>> C8 Corvette Convertible Laku Rp1 Miliar, Lebih Murah dari Harga Baru

Prototipe tersebut didasarkan pada Jeep Grand Cherokee dan dilengkapi kamera baru di spion serta sensor di bagian atas kaca depan.

Selain itu, Stellantis juga mengumumkan sistem yang kurang canggih dengan menggunakan Qualcomm. Melalui kemitraan yang diperluas, Stellantis akan mengadopsi sistem bantuan pengemudi Snapdragon Ride Pilot.

Sistem ini mencakup fitur keselamatan dasar hingga mengemudi hands-free Level 2+. Teknologi Qualcomm ini dijadwalkan hadir pada tahun 2027 dan akan ditawarkan pada berbagai model kendaraan.

>>> Honda City Facelift Meluncur di India, Harga Mulai Rp200 Jutaan

Sebelumnya, Stellantis dikabarkan menghentikan pengembangan sistem Level 3 STLA AutoDrive karena biaya tinggi dan tantangan teknologi. Kini, perusahaan melakukan soft reboot dengan teknologi Level 2++ yang lebih terjangkau.