Stellantis mengumumkan rencana besar untuk menghadirkan kendaraan terjangkau ke Amerika Utara.

Dua model akan dibanderol di bawah $30.000, sementara tujuh model lainnya di bawah $40.000, semuanya hadir sebelum akhir dekade ini.

>>> Honda Bantah Rumor Prelude Type R Berturbo dan Manual

Strategi global ini mencakup lebih dari 60 peluncuran dan 50 pembaruan besar di seluruh dunia. Amerika Utara sendiri akan menerima 11 kendaraan baru pada 2030.

Platform STLA One Jadi Tulang Punggung

Stellantis memperkenalkan arsitektur modular baru bernama STLA One yang akan mendukung lebih dari 30 model secara global.

Platform ini mulai diluncurkan pada 2027 dan dirancang untuk menggantikan beberapa platform yang ada saat ini.

STLA One dapat digunakan untuk berbagai tipe kendaraan, mulai dari hatchback kompak hingga SUV menengah. Platform ini mendukung mesin bensin, hybrid, dan listrik murni.

Fitur canggih seperti steer-by-wire, sistem otonom STLA AutoDrive, dan arsitektur perangkat lunak STLA Brain akan tersedia.

Untuk kendaraan listrik, integrasi baterai cell-to-body diterapkan untuk mengurangi biaya dan bobot.

Stellantis juga mengembangkan STLA SmartCockpit yang memungkinkan interaksi lebih antara pengemudi dan mobil.

Empat Merek Utama Dapat Investasi Terbesar

Jeep, Ram, Peugeot, dan Fiat ditetapkan sebagai empat merek global utama Stellantis.

>>> Review iCar V23: SUV Listrik Retro Modern yang Tangguh dan Menyenangkan

Sekitar 70 persen belanja pengembangan akan dialokasikan untuk keempat merek ini dan divisi kendaraan komersial Pro One.

Merek lain seperti Alfa Romeo, Dodge, Chrysler, Citroen, dan Opel akan berperan sebagai pemain regional kuat dengan teknologi bersama.

Maserati mendapat perpanjangan waktu dengan dua model flagship baru di segmen E.

Lancia dan DS akan terus beroperasi sebagai merek khusus.

Eropa Dapat Gelombang Crossover dan City EV

Di Eropa, Stellantis menyiapkan crossover kompak, hybrid, dan city EV untuk bersaing dengan rival China. Salah satu model yang mungkin kembali adalah Citroen 2CV yang ikonik.

Stellantis juga bekerja sama dengan mitra lamanya di China, Dongfeng, untuk membangun dan menjual mobil merek Voyah di Eropa.

Selain itu, perusahaan baru saja mengumumkan kemitraan dengan Jaguar Land Rover untuk mengembangkan mobil di Amerika Utara.

>>> Juragan99 Trans Luncurkan Bus Baru dengan Konsep In Road Entertainment

Kerja sama ini dapat membantu JLR menghindari tarif impor yang tinggi untuk mobil buatan Eropa yang dijual di AS.