Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperbarui data kekuatan gempa tektonik di perairan Laut Maluku, tenggara Kota Bitung, Sulawesi Utara.

Gempa tersebut kini tercatat bermagnitudo 5,9. Sebelumnya, BMKG mencatat magnitudo 5,7 dan 5,8 sebelum menetapkan angka terbaru.

>>> Film Nimrods Produseri Green Day Rilis Agustus 2026

Gempa terjadi pada Jumat (22/5/2026) pukul 09.05 WITA. Pusat gempa berada di kedalaman 38 kilometer.

Koordinat episenter terletak di 1,17 derajat Lintang Utara dan 126,14 derajat Bujur Timur. BMKG memastikan gempa ini tidak berpotensi tsunami.

Penyebab dan Dampak Gempa

Kepala BMKG Stasiun Geofisika Manado, Tony Agus Wijaya, menjelaskan bahwa gempa dipicu deformasi batuan di Lempeng Laut Maluku.

>>> Florence Ordesh Bintangi Film Horor Hokum Bersama Adam Scott

Mekanisme sumber gempa adalah pergerakan geser naik (oblique thrust). Guncangan dirasakan di beberapa wilayah.

Skala III-IV MMI terasa di Batang Dua. Skala II-III MMI melanda Sofifi, Halmahera Barat, Tidore, dan Kota Manado.

Hingga pukul 09.20 WITA, belum ada gempa susulan yang terdeteksi. BMKG mengimbau masyarakat pesisir untuk mengabaikan isu tidak resmi tentang tsunami.

>>> BMKG Catat 2.278 Gempa di Sulut, Pemerintah Manado Perketat Mitigasi Gedung

Otoritas meminta warga tetap waspada terhadap potensi gempa susulan dan memeriksa struktur bangunan. Belum ada laporan kerusakan masif atau korban jiwa.