Unik! Jepang Uji Terapi Pakai Anime untuk Bantu Penderita Depresi
Jepang sedang menguji metode terapi unik untuk membantu orang dengan depresi, yaitu menggunakan karakter anime sebagai media konseling psikologis.
Penelitian ini dilakukan di tengah masih tingginya stigma kesehatan mental di Negeri Sakura.
>>> Ryan Reynolds dan Blake Lively Digugat Kontraktor Rp37 Miliar
Metode tersebut dikembangkan oleh psikiater asal Italia, Francesco Panto, yang kini tinggal di Jepang.
Ia percaya anime dapat menjadi "jembatan emosional" bagi orang-orang yang kesulitan membuka diri atau mencari bantuan terkait kesehatan mental.
"Penggunaan manga dan anime sangat membantu saya. Itu menjadi alat dukungan emosional yang penting," kata Panto dikutip dari AFP, Jumat (22/5/2026).
Panto mengaku mulai dekat dengan anime dan gim Jepang sejak remaja saat tumbuh di Sisilia, Italia. Saat itu ia merasa sulit menyesuaikan diri dengan lingkungan sosial di sekitarnya.
Karakter dalam gim seperti "Final Fantasy" memberinya gambaran sosok laki-laki yang ingin ia tiru.
"Mereka terlihat maskulin dan keren, tetapi dengan cara mereka sendiri," ujarnya.
Penelitian percontohan selama enam bulan itu dilakukan di Yokohama City University dan berakhir pada Maret lalu.
Studi tersebut melibatkan 20 peserta berusia 18 hingga 29 tahun yang mengalami gejala depresi.
Dalam sesi konseling online, psikolog tampil menggunakan avatar anime dengan suara yang telah dimodifikasi secara digital.
Panto menyebut konsep ini sebagai "filter fantasi" yang diyakini dapat membuat pasien lebih nyaman membicarakan masalah mereka.
Untuk penelitian tersebut, tim membuat enam karakter anime berbeda dengan kepribadian dan latar psikologis masing-masing.
Mulai dari figur perempuan dengan "energi keibuan" hingga karakter pria bergaya pangeran yang emosional dan penuh empati.
Beberapa karakter digambarkan memiliki masalah seperti gangguan bipolar, trauma pasca kejadian buruk, gangguan kecemasan, hingga masalah alkohol.
Update Terbaru
5 Film Thailand Bertema PHK dan Dunia Kerja yang Kejam
Senin / 06-07-2026, 19:15 WIB
Cara Menggunakan Kontroler Baru dengan Konsol Retro
Senin / 06-07-2026, 19:15 WIB
Prototipe Steam Controller Kembali Ditemukan di Goodwill, Tujuh Tahun Setelah Kejadian Serupa
Senin / 06-07-2026, 19:15 WIB
Muse Asia Lisensi Anime The World's Strongest Rearguard, Episode 1 Sudah Tayang
Senin / 06-07-2026, 19:14 WIB
Di Bawah Danantara, PNM Buka Jalan Kerja bagi Lulusan SMA/SMK
Senin / 06-07-2026, 19:14 WIB
Erick Thohir Tak Persoalkan Piala Presiden Bentrok dengan Piala AFF 2026
Senin / 06-07-2026, 19:14 WIB
DTKJ Usul Tarif Langganan Transjakarta Rp200 Ribu per Bulan
Senin / 06-07-2026, 19:14 WIB
Kode Paradox Roblox Juli 2026 Terbaru: Daftar dan Cara Redeem
Senin / 06-07-2026, 19:13 WIB
Prabowo Sambut Kedatangan PM India Narendra Modi di Bandara Halim
Senin / 06-07-2026, 19:13 WIB
'Bola Misterius' Terdampar di Pantai Australia, Pakar Ungkap Faktanya
Senin / 06-07-2026, 19:13 WIB
Jordan Henderson Alami Cedera Pergelangan Tangan Parah Usai Rayakan Kemenangan Piala Dunia
Senin / 06-07-2026, 19:08 WIB
SK Hynix Bersiap IPO Rp 29 Miliar di Nasdaq, Uji Pasar AI
Senin / 06-07-2026, 19:08 WIB
Lee So Ra Umumkan Comeback dengan Single 'Forget Your Face (Summer Breeze)'
Senin / 06-07-2026, 19:07 WIB
MKGR Gelar Mubeslub untuk Pilih Ketum Baru Gantikan Adies Kadir
Senin / 06-07-2026, 19:07 WIB







