Persaingan memasuki akhir kompetisi BRI Super League 2025/2026.

Selain perebutan gelar juara antara Persib Bandung dan Borneo FC, perhatian juga tertuju pada penghargaan individu bagi talenta muda.

>>> PSSI Hapus Regulasi Pemain U-23 di Kompetisi Musim Depan

Operator liga, I. League, telah merilis daftar nomine untuk beberapa kategori.

Kategori tersebut meliputi pemain terbaik, pelatih terbaik, pemain muda terbaik, penjaga gawang terbaik, dan gol terbaik.

Nominasi Pemain Muda Terbaik

Tiga nama pesepak bola muda potensial masuk dalam jajaran nominasi pemain muda terbaik. Mereka bersaing berkat penampilan impresif sepanjang musim.

Winger Persija Jakarta, Dony Tri Pamungkas, menjadi salah satu yang bersinar. Pemain berusia 21 tahun ini mencatatkan episode cemerlang musim 2025/2026.

Dony mendapat menit bermain lebih banyak dengan tampil sebanyak 25 kali. Kontribusinya nyata lewat satu gol dan satu assist untuk Macan Kemayoran.

Performa apik itu membantu Persija Jakarta mengakhiri kompetisi di peringkat ketiga. Catatan ini juga membawanya menjadi pemain andalan John Herdman di Timnas Indonesia.

>>> Hasil Liga Spanyol 22 April 2026: Real Madrid Tekuk Alaves 2-1

Kandidat selanjutnya adalah gelandang Borneo FC, Rivaldo Pakpahan. Pemain berusia 23 tahun ini tampil menonjol bersama Pesut Etam.

Ia mencatatkan 26 penampilan serta menyumbang dua assist. Rivaldo memiliki peran besar mengawal lini tengah dan membawa Borneo FC bersaing di papan atas.

Ia sukses membangun kolaborasi solid bersama pemain asing seperti Kei Hirose dan Mariano Peralta. Berkat konsistensinya, Rivaldo dipanggil memperkuat Timnas Indonesia di Piala AFF 2026.

Nama terakhir adalah penjaga gawang PSIM Yogyakarta, Cahya Supriadi. Anggota Timnas Indonesia U-23 ini langsung menjadi pilihan utama di bawah mistar gawang Naga Jawa.

Musim ini merupakan debut Cahya di BRI Super League setelah didatangkan dari Bekasi City. Debutnya berjalan sukses dan membuktikan kapasitasnya sebagai kiper potensial.

>>> Barcelona Jamu Celta Vigo demi Dekati Gelar Juara La Liga

Cahya tercatat bermain dalam 31 pertandingan bersama PSIM Yogyakarta. Ia kebobolan 39 kali, membukukan lima kali clean sheet, dan mendapat panggilan ke skuad Timnas Indonesia senior.