Kontrak Militer Inggris £900 Juta: JLR dan GM Berebut Pasok Ribuan 4x4 Baru
Kontrak militer Inggris senilai £900 juta ($1,2 miliar) untuk memasok ribuan kendaraan 4x4 baru tengah diperebutkan tiga produsen otomotif besar.
Kendaraan ini akan menggantikan armada Land Rover yang sudah lama digunakan angkatan bersenjata Inggris.
>>> VinFast Sesuaikan Fitur Mobil Rakitan Lokal untuk Konsumen Indonesia
Jaguar Land Rover (JLR) menjadi salah satu peserta tender. Perusahaan ini sudah lebih dari satu dekade tidak memproduksi kendaraan militer.
Kontrak besar ini dinilai datang di saat yang tepat bagi JLR yang sedang mengalami penurunan penjualan global hingga 17 persen pada tahun lalu, menjadi hanya 324.000 unit.
Laba perusahaan pun merosot lebih dari 99 persen sepanjang tahun hingga Maret.
Managing Director JLR Mark Cameron mengatakan kepada The Guardian bahwa perusahaannya akan kembali memasok kendaraan logistik ringan yang dirancang dan direkayasa di Inggris untuk sektor pertahanan dan layanan darurat.
GM dan Ineos Ikut Bersaing
General Motors (GM) juga mengajukan tawaran, bekerja sama dengan perusahaan pertahanan Inggris BAE Systems dan NP Aerospace yang saat ini mengelola armada Land Rover.
>>> Suzuki Luncurkan Burgman 15, Siap Tantang Honda PCX dan Yamaha Nmax
Jika menang, GM akan mengekspor truk Chevrolet dari Amerika Serikat ke Inggris, lalu memodifikasinya sesuai kebutuhan militer Inggris.
Kesepakatan awal antara ketiga perusahaan itu mencakup alokasi sekitar 3.000 kendaraan, termasuk kendaraan pengintai lapis baja serta kendaraan patroli dan logistik.
Pada akhirnya, model Chevrolet ini bisa menggantikan seluruh 7.800 truk Land Rover dan Pinzgauer yang kini digunakan angkatan bersenjata Inggris.
Ineos juga melihat peluang dalam kontrak ini.
Perusahaan itu bermitra dengan perusahaan pertahanan SMT untuk ikut menawar, dan berpotensi menggunakan Grenadier sebagai basis kendaraan militer baru.
>>> Bahan Bakar Berkualitas Bikin Komponen Mobil Lebih Awet
Inggris berencana mendorong belanja pertahanan hingga 5 persen dari PDB pada 2035. Kendaraan baru ini akan didistribusikan ke angkatan laut, angkatan udara, dan angkatan darat.
Update Terbaru
PT ADM Catat Pemesanan Daihatsu Rocky Hybrid Tembus 750 Unit
Kamis / 21-05-2026, 19:53 WIB
Vivo Y600 Turbo Debut 25 Mei, Vivo Y500 Bersiap ke Indonesia
Kamis / 21-05-2026, 19:53 WIB
Review Acer Predator Triton 300 SE: Laptop Gaming Tipis dengan Performa Tinggi
Kamis / 21-05-2026, 19:49 WIB
Stasiun TV Siarkan 12 Pertandingan Sepak Bola Internasional Hari Ini
Kamis / 21-05-2026, 19:48 WIB
Aptrindo Desak Insentif Truk Listrik untuk Percepatan Logistik Hijau
Kamis / 21-05-2026, 19:48 WIB
Cloudera: Ketahanan Telekomunikasi di Era AI Bergantung pada Pengelolaan Data
Kamis / 21-05-2026, 19:48 WIB
Hacker Bobol Akun PlayStation Network Lewat Celah Layanan Bantuan Sony
Kamis / 21-05-2026, 19:45 WIB
Mobil China di Inggris: Murah di Harga, Mahal di Asuransi
Kamis / 21-05-2026, 19:44 WIB
20 Tahun Berselang, Nia Dinata Mulai Syuting Berbagi Suami 2.0
Kamis / 21-05-2026, 19:44 WIB
Borneo FC vs Malut United: Laga Penentu Juara Super League
Kamis / 21-05-2026, 19:43 WIB
Kejahatan Siber Makin Mengintai Aktivitas Digital Akibat AI
Kamis / 21-05-2026, 19:43 WIB
Astronom Ungkap Penyebab Planet Sub-Neptunus Jarang di Katai Merah
Kamis / 21-05-2026, 19:43 WIB
Infinix Siapkan Peluncuran Infinix HOT 70 di Indonesia
Kamis / 21-05-2026, 19:39 WIB
Dieter Hecking Bawa Wolfsburg ke Babak Relegation Bundesliga
Kamis / 21-05-2026, 19:38 WIB






