Mobil China di Inggris: Murah di Harga, Mahal di Asuransi
Mobil China yang merajai pasar Inggris justru menjadi momok bagi perusahaan asuransi. Model seperti Jaecoo 7, yang dijuluki 'Temu Range Rover', terbukti sulit dan mahal untuk diasuransikan.
Studi CarWow menemukan banyak insurer menolak menanggung mobil China karena kurangnya data perbaikan dan riwayat klaim.
>>> Daihatsu Efisiensikan Manufaktur Hadapi Pelemahan Rupiah
Dari lima perusahaan yang dimintai kutipan, Axa menolak semua model China yang diuji.
Hastings Direct hanya bersedia mengasuransikan BYD, sementara Direct Line menolak dua dari empat model. Hanya Aviva yang bersedia menanggung keempat mobil China tersebut.
Bahkan jika ada yang bersedia, premi yang dikenakan jauh lebih tinggi. Rata-rata premi tahunan Jaecoo 7 mencapai £1.103, hampir dua kali lipat Skoda Karoq yang hanya £577.
Xpeng G6 juga tidak lebih baik, dengan premi £936 per tahun, jauh di atas Hyundai Kona yang £639.
>>> Beban Operasional Pengusaha Bus Dinilai Terlalu Berat, Tarif Tol dan PPN 12% Dikhawatirkan
Selisih ini membuat daya tarik harga murah mobil China menjadi berkurang.
Chery Berupaya Menekan Biaya Asuransi
Oliver Lowe, kepala produk Omoda dan Jaecoo di Inggris, mengakui bahwa perusahaan bekerja sama dengan insurer untuk menekan biaya.
"Segala sesuatu yang berbasis risiko memang lambat berubah," ujarnya.
Lowe menambahkan bahwa tim ahli Chery terus berupaya mengurangi biaya asuransi. Namun, ia memahami bahwa insurer perlu waktu untuk membangun data klaim yang memadai.
>>> Prabowo Targetkan Indonesia Stop Impor BBM Lewat Sawit dan PLTS
Fenomena ini menjadi pelajaran bagi pembeli mobil China di Inggris. Harga beli yang murah belum tentu diikuti biaya kepemilikan yang rendah, terutama dari sisi asuransi.
Update Terbaru
Pegadaian Perkuat Ekosistem Bank Emas Nasional, Siap Go Global
Selasa / 07-07-2026, 14:13 WIB
Polisi Gagalkan Penyelundupan Motor Curian ke Jambi
Selasa / 07-07-2026, 14:13 WIB
Buruh Bakal Demo ke Kantor Purbaya 9 Juli, Tuntut JHT Bebas Pajak
Selasa / 07-07-2026, 14:13 WIB
Jeonghan dan Joshua SEVENTEEN Debut Unit Baru Oktober 2026
Selasa / 07-07-2026, 14:08 WIB
Heliot Ramos Tunjukkan Metrik Kuat Usai Kembali dari Cedera
Selasa / 07-07-2026, 14:08 WIB
Kronologi Pengungkapan Sindikat Vape Narkoba Malaysia di Medan Sepanjang 2026
Selasa / 07-07-2026, 14:07 WIB
Ronaldo: Gelar Euro Selevel dengan Piala Dunia
Selasa / 07-07-2026, 14:07 WIB
Mengapa Jenazah Ali Khamenei Dibawa ke Irak Sebelum Dimakamkan?
Selasa / 07-07-2026, 14:07 WIB
Bambang Pacul Heran Presiden Utus Ketua MPR Hadiri Pemakaman Khamenei
Selasa / 07-07-2026, 14:07 WIB
Gerindra Dukung Perpres yang Masukkan LGBTQ sebagai Ancaman Nonmiliter
Selasa / 07-07-2026, 14:07 WIB
Cara Cek Rincian Bansos PIP, PKH, dan BPNT di KKS Terbaru 2026
Selasa / 07-07-2026, 14:03 WIB
Kabar Terbaru Tol Tanpa Setop MLFF, Kapan Mulai Berlaku?
Selasa / 07-07-2026, 14:03 WIB
DPR Ikut Kaji Usulan Dedi Mulyadi Ubah Nama Jawa Barat Jadi Tatar Sunda
Selasa / 07-07-2026, 14:03 WIB
Saham Samsung Anjlok Meski Laba Melonjak, Kospi Ikut Tertekan
Selasa / 07-07-2026, 14:01 WIB







