>>> BYD Gelar Festival Teknologi Elektrifikasi Gratis di GBK Senayan

Itu sekarang lagi bergulir," kata Gemilang.

Koordinasi dengan Pemangku Kebijakan

Konsep jalur tengah ini ditujukan untuk menyelaraskan target pemerintah dalam menghapus praktik ODOL dengan pemenuhan efisiensi distribusi logistik nasional.

Pengusaha mengharapkan adanya kesepakatan baru menyangkut batas muatan, tarif armada, hingga penyesuaian aturan hukum.

Pendekatan fleksibel dinilai krusial agar penegakan aturan tidak berjalan kaku tanpa memedulikan kondisi riil perekonomian para pelaku usaha.

"Jadi tadi kekhawatiran terhadap keputusan yang akan dilaksanakan secara murni dengan aturan yang lama ini bisa teratasi kira-kira begitu," kata Gemilang.

Selain masalah kapasitas muatan, Aptrindo menyoroti persoalan ongkos angkut yang menjadi beban krusial bagi perusahaan logistik serta para sopir truk.

Penyesuaian daya muat idealnya dibahas beriringan dengan penentuan tarif baku agar bisnis tetap sehat.

"Tapi kan pengusaha menuntut, tadi kan bagaimana mengenai ongkos angkut apa segala macam, daya angkut bagaimana kan begitu ya," kata Gemilang.

Saat ini koordinasi dengan pemangku kebijakan masih terus berjalan demi mengawal revisi aturan hukum yang berlaku.

"Nah inilah yang ditengahi oleh kami pada saat ini untuk memperjuangkan dengan pemerintah supaya ada kesepakatan mengenai ini.

>>> Volvo Car Indonesia Andalkan Varian Hibrida sebagai Jembatan Transisi

Karena undang-undangnya juga masih ada perubahan kan gitu ya," kata dia.