Kementerian Sosial (Kemensos) mulai menyalurkan bantuan sosial (bansos) tahap dua tahun 2026. Penyaluran ini mencakup periode April, Mei, dan Juni.

Acuan yang digunakan adalah Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN).

>>> Pemerintah Salurkan Bansos PKH dan BPNT Bergelombang di 514 Daerah

Masyarakat dapat memantau status penerima Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) secara daring melalui NIK.

Pembaruan Data Lebih Cepat

Kemensos bersama Badan Pusat Statistik (BPS) melakukan pemutakhiran data. Tujuannya agar distribusi bansos tepat waktu dan tepat sasaran.

Jadwal pemutakhiran data dimajukan menjadi setiap tanggal 10 di awal triwulan. Sebelumnya, jadwal tersebut setiap tanggal 20.

Menteri Sosial Saifullah Yusuf menjelaskan perubahan jadwal ini demi kelancaran penentuan pedoman kerja.

"Setiap tanggal 10 nanti kami terima dan hasil pemutakhiran itu yang akan kami jadikan pedoman untuk menyalurkan bansos setiap bulannya," ujarnya.

Penilaian dalam sistem pengelompokan desil kesejahteraan keluarga mencakup variabel pekerjaan, pendidikan, kondisi rumah, daya listrik, hingga kepemilikan aset.

Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti memaparkan fungsi pemutakhiran data tersebut. "Untuk kemudian nanti menjadi basis bagi Pak Mensos menyalurkan bansos di triwulan kedua," katanya.

>>> Garena Distribusikan Kode Redeem Free Fire 21 Mei 2026 untuk Pemain Indonesia

Prioritas penyaluran bansos PKH dan Program Sembako ditujukan bagi masyarakat pada kelompok desil 1 sampai 4.

Sementara itu, kelompok desil 5 dialokasikan untuk kepesertaan Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI JK).

Masyarakat dapat mengakses situs cekbansos. kemensos.

go. id.

Masukkan 16 digit NIK sesuai KTP dan kode verifikasi untuk melihat status penerima serta desil kesejahteraan.

Penyaluran dana bansos dilakukan melalui jaringan bank Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) dan PT Pos Indonesia.

>>> PlayStation 5 Pro Resmi Hadir di Indonesia Seharga Rp15,5 Juta

Kemensos mencatat realisasi penyaluran PKH dan Program Sembako pada triwulan I 2026 telah di atas angka 96 persen.