Apresiasi besar turut disampaikan oleh pihak penyelenggara kepada Pemerintah Indonesia beserta jajaran asosiasi industri.

Dukungan dari ASKARINDO dan KAMSELINDO dinilai menjadi kunci sukses terselenggaranya pameran skala internasional ini.

Direktur Industri Maritim, Alat Transportasi, dan Alat Pertahanan (IMATAP) Kementerian Perindustrian RI Mahardi Tunggul Wicaksono menegaskan komitmen pemerintah dalam mengawal sektor ini.

Pemerintah terus memacu industri kendaraan komersial demi menyokong pertumbuhan ekonomi nasional.

Kapasitas produksi roda empat domestik kini telah melampaui 1,6 juta unit per tahun dengan nilai investasi menyentuh Rp 163 triliun.

Sektor manufaktur nasional dipandang memiliki fondasi kokoh untuk memimpin pasar kendaraan listrik ke depan.

"Pameran seperti INAPA dan Busworld Southeast Asia menjadi momentum strategis untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah, industri, dan pelaku teknologi," ujar Mahardi Tunggul Wicaksono.

Antusiasme Pengunjung dan Inovasi Produk

Eksibisi yang berlangsung selama tiga hari hingga 22 Mei 2026 ini diikuti oleh lebih dari 1.500 perusahaan global.

>>> Pemerintah Bakal Terapkan Kebijakan Zero ODOL Mulai 2027

Sebanyak 45.000 profesional dari berbagai belahan dunia diproyeksikan memadati area pameran.

Gelaran dua tahunan ini mendapat respons positif dari kalangan masyarakat dan komunitas transportasi.

Pengunjung bernama Ihsan menyebut ajang ini sebagai wadah yang sangat krusial bagi para pelaku industri pariwisata.

"Jadi, menurut saya ini acara yang bagus dan juga menjadi wadah yang baik juga buat orang yang bergelut di industri pariwisata atau bus," jelas Ihsan.

Antusiasme serupa ditunjukkan oleh pengunjung lain bernama Apriyanto yang sengaja datang dari Bekasi.

Pria berumur 21 tahun yang menggemari moda transportasi bus tersebut mengaku terpikat oleh desain-desain armada terbaru.

"Karena saya hobi banget sama bis gitu, ya. Bus mania.