Kemenhaj Luncurkan Aplikasi Haji Store, Jemaah Bisa Beli Oleh-Oleh Tanpa Repot
Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) resmi meluncurkan aplikasi Haji dan Umrah Store pada Kamis (16/4/2026).
Aplikasi ini dirancang untuk memudahkan jemaah Indonesia dalam membeli oleh-oleh secara digital.
>>> Instagram Luncurkan Instants untuk Berbagi Foto Spontan
Dengan aplikasi ini, jemaah tidak perlu lagi menyisihkan waktu khusus untuk berbelanja di pasar konvensional. Mereka bisa tetap fokus pada rangkaian ibadah di Makkah dan Madinah.
Belanja Tanpa Ganggu Ibadah
Menteri Haji dan Umrah, Mochamad Irfan Yusuf, menyatakan bahwa aplikasi ini hadir agar jemaah tidak terbagi konsentrasinya.
"Aplikasi Haji dan Umrah Store kami hadirkan agar jemaah tidak terbagi fokusnya pada urusan belanja oleh-oleh dan logistik," ujarnya.
Pemerintah menegaskan bahwa sistem ini merupakan bentuk komitmen dalam mendorong digitalisasi layanan haji. Tujuannya agar layanan lebih terintegrasi dan transparan.
Produk yang tersedia mencakup kebutuhan pribadi hingga bingkisan untuk keluarga di Tanah Air. Beberapa di antaranya adalah kain ihram, batik, kurma, paket hantaran, dan air zamzam.
Platform ini juga melibatkan pelaku UMKM asal Indonesia sebagai pemasok berbagai komoditas tersebut. Hal ini diharapkan dapat memperkuat ekonomi nasional.
Layanan ini menawarkan kepraktisan melalui sistem pengiriman yang terintegrasi dengan alamat rumah di Indonesia. Pembeli dapat memantau status pengiriman barang secara real-time.
>>> X Resmi Luncurkan XChat, Aplikasi Pesan Mandiri Pesaing WhatsApp di iOS
Dengan demikian, beban bagasi jemaah saat kepulangan tidak lagi menjadi masalah.
Inovasi ini juga merujuk pada prinsip dalam buku Manasik Haji dan Umrah karya Abdul Aziz Dahlan yang menyebutkan bahwa aktivitas non-esensial sebaiknya diminimalkan.
Digitalisasi ini diharapkan mampu menjaga makna spiritual perjalanan haji sekaligus memperkuat ekosistem ekonomi haji.
Dengan aplikasi ini, jemaah tidak perlu lagi menyisihkan jadwal khusus untuk berbelanja di tengah padatnya agenda manasik.
Pilihan produk yang tersedia mencakup kebutuhan pribadi hingga bingkisan untuk keluarga di Tanah Air, seperti kain ihram, batik, kurma, paket hantaran, hingga air zamzam.
Menariknya, platform ini juga melibatkan pelaku UMKM asal Indonesia untuk memasok berbagai komoditas tersebut.
Integrasi teknologi ini juga merujuk pada prinsip dalam buku Manasik Haji dan Umrah karya Abdul Aziz Dahlan yang menyebutkan bahwa aktivitas non-esensial sebaiknya diminimalkan.
>>> Penyebab Google Drive Penuh dan Cara Mengatasinya dengan Mudah
Langkah digitalisasi ini diharapkan mampu memperkuat ekosistem ekonomi haji sekaligus menjaga makna spiritual perjalanan para jemaah.
Update Terbaru
Oppo Bubble Jadi Layar Mini Buat Selfie, Harga Rp1,4 Juta
Sabtu / 04-07-2026, 10:37 WIB
Kumpulan Nama Bayi Laki-Laki dari A sampai Z Lengkap dengan Artinya
Sabtu / 04-07-2026, 10:32 WIB
The Vermilion Mask Anime Rilis Trailer Utama dan Umumkan Pemeran
Sabtu / 04-07-2026, 10:28 WIB
Film Pertama Demon Slayer: Infinity Castle Tayang di Crunchyroll 28 Juli
Sabtu / 04-07-2026, 10:28 WIB
Rookie Debut di NBA Summer League 2026 yang Dimulai di California
Sabtu / 04-07-2026, 10:28 WIB
Chiefs Rilis Proyeksi Ekonomi Masif untuk Relokasi ke Kansas
Sabtu / 04-07-2026, 10:27 WIB
MAGER: Tips Terbaru Raih Hadiah Eksklusif di Event Bulanan Juli 2026
Sabtu / 04-07-2026, 10:26 WIB
Rekomendasi Game Poki Terbaik untuk Akhir Pekan Juli 2026
Sabtu / 04-07-2026, 10:26 WIB
Robi Darwis Bongkar Alasan Tinggalkan Persib demi Arema FC
Sabtu / 04-07-2026, 10:24 WIB
Pelatih Tanjung Verde Bangga Hiu Biru Bikin Argentina Susah Payah
Sabtu / 04-07-2026, 10:24 WIB
BTS Dapat Gelar 'Honored Guest' dari Kota La Plata Sebelum Konser di Argentina
Sabtu / 04-07-2026, 10:24 WIB
Cara Ajukan Pinjaman 50 Juta KUR BNI 2026, Cicilan Mulai Rp966 Ribu
Sabtu / 04-07-2026, 10:16 WIB
Taylor Swift Pilih Cara Delevingne hingga Selena Gomez Jadi Bridesmaid
Sabtu / 04-07-2026, 10:14 WIB
Tabungan Biasa vs Berjangka: Pilih Sesuai Kondisi Keuangan
Sabtu / 04-07-2026, 10:14 WIB






