YouTube Kids Hadirkan Fitur Kontrol Orang Tua untuk Eksplorasi Aman Anak
YouTube Kids hadir sebagai platform khusus yang memungkinkan anak-anak menjelajahi konten video dengan aman dan sesuai usia.
Aplikasi ini dilengkapi navigasi sederhana dan alat kontrol orang tua untuk membimbing anak saat berselancar di dunia maya.
>>> 10 Aplikasi Desain Grafis Alternatif Gratis Selain Canva untuk Gen Z
Melalui aplikasi ini, anak-anak dapat mengeksplorasi minat baru, mengembangkan imajinasi, dan membangun rasa percaya diri.
Orang tua memiliki kemampuan untuk mempersonalisasi pengalaman menonton sesuai kebutuhan dan tahap perkembangan anak.
Pengguna dapat menentukan jenis video yang cocok untuk anak-anak serta menyesuaikan profil individu menggunakan filter konten khusus seiring pertumbuhan mereka.
Terdapat beberapa mode yang disesuaikan untuk berbagai kelompok usia anak.
Mode Konten Berdasarkan Usia
Mode Prasekolah dirancang untuk anak usia sangat muda, membantu mereka mempelajari alfabet dan menumbuhkan rasa ingin tahu.
Mode Lebih Muda memungkinkan anak-anak menjelajahi lagu, kartun, atau kerajinan DIY sesuai minat.
Bagi anak yang lebih besar, mode Lebih Besar memberikan kebebasan untuk menemukan musik populer dan video game.
Selain itu, mode Hanya Konten yang Disetujui memungkinkan orang tua memilih secara spesifik video, saluran, dan koleksi yang dapat diakses anak.
Fitur Kontrol Orang Tua menjadi bagian integral dari YouTube Kids, berfungsi membatasi tayangan dan memandu pengalaman menonton anak.
>>> Penjelasan Ending Drakor Gold Land: Kepergian Hee Joo dan Woo Gi jadi Tanda Lanjut ke Musim Kedua?
Proses pemblokiran diterapkan untuk menjaga video tetap aman dan sesuai keluarga.
Orang tua juga dapat menemukan kembali video favorit anak dan konten yang telah dibagikan melalui tab Tonton Lagi.
Jika menemukan konten yang tidak pantas, pengguna dapat melaporkannya untuk ditinjau tim YouTube Kids.
Update Terbaru
Hugh Grant dan Anna Eberstein Hadiri Resepsi Pernikahan Taylor Swift dan Travis Kelce di New York
Sabtu / 04-07-2026, 17:34 WIB
Apa Itu ByteDance? Perusahaan Induk TikTok yang Dikaitkan dengan Isu PHK Karyawan Tokopedia
Sabtu / 04-07-2026, 17:30 WIB
Pelatih Cape Verde Bangga Meski Gagal Kalahkan Argentina di Piala Dunia
Sabtu / 04-07-2026, 17:27 WIB
Pertamina Buka Rekrutmen Internship bagi Fresh Graduate hingga 5 Juli
Sabtu / 04-07-2026, 17:27 WIB
KNEKS Dukung Rencana Sumbar Terbitkan Sukuk Daerah
Sabtu / 04-07-2026, 17:22 WIB
Petani Merauke Keluhkan Solar, Mentan Amran Langsung Telepon Pertamina
Sabtu / 04-07-2026, 17:22 WIB
Dua Pelanggaran Keras, Romero Bersih Kartu di Argentina vs Cape Verde
Sabtu / 04-07-2026, 17:22 WIB
KPK Evaluasi OTT Langkat dan Kuansing yang Diduga Bocor
Sabtu / 04-07-2026, 17:21 WIB
Indonesia Kirim Dubes untuk Beri Penghormatan ke Jenazah Ali Khamenei
Sabtu / 04-07-2026, 17:21 WIB
Putri Tanjung Pastikan JxB 2026 Ramah untuk Pria dan Keluarga
Sabtu / 04-07-2026, 17:21 WIB
Meta Klaim Model AI Terbaru Watermelon Mulai Dekati Kemampuan ChatGPT
Sabtu / 04-07-2026, 17:21 WIB
Pertamina Salurkan Paket Sekolah untuk Ratusan Anak di Banyuwangi
Sabtu / 04-07-2026, 17:21 WIB
Gagal di Piala Dunia 2026, Pemain Uruguay Pulang Naik Mobil Bak
Sabtu / 04-07-2026, 17:21 WIB
Merauke Jadi Lumbung Pangan, Amran Targetkan Nilai Produksi Rp13 Triliun
Sabtu / 04-07-2026, 17:21 WIB







