Meta Klaim Model AI Terbaru Watermelon Mulai Dekati Kemampuan ChatGPT
Meta mengklaim model kecerdasan buatan (AI) terbarunya mulai mendekati kemampuan ChatGPT buatan OpenAI. Klaim tersebut disampaikan di tengah persaingan ketat perusahaan teknologi global mengembangkan model AI paling canggih.
Kepala Meta Superintelligence Labs Alexandr Wang mengatakan kepada karyawan bahwa model AI terbaru Meta dengan nama sandi Watermelon telah mengejar kemampuan model andalan OpenAI, GPT-5.5.
>>> Pertamina Salurkan Paket Sekolah untuk Ratusan Anak di Banyuwangi
"Watermelon, model kami berikutnya setelah Avocado, saat ini sedang dalam tahap pelatihan," kata Wang dalam pertemuan internal perusahaan, seperti dikutip dari Business Insider, Sabtu (4/7).
Ia menjelaskan, Watermelon dilatih menggunakan kapasitas komputasi yang jauh lebih besar dibandingkan Avocado. Avocado merupakan nama internal untuk Muse Spark, model AI Meta yang dirilis pada April lalu.
Secara terpisah melalui akun X, Wang juga mengisyaratkan pembaruan besar untuk Muse Spark.
Ia menyebut model tersebut akan mengalami peningkatan signifikan, terutama dalam kemampuan coding dan fungsi agentic capabilities.
Saat ditanya kapan Meta akan memiliki model pemrograman yang mampu menyaingi Claude Opus milik Anthropic, Wang menjawab hal itu akan terjadi dalam waktu dekat.
>>> Gagal di Piala Dunia 2026, Pemain Uruguay Pulang Naik Mobil Bak
Ia juga menyebut pengguna akan menyukai teknologi yang tengah dikembangkan Meta.
Selama ini Meta berupaya mengejar ketertinggalan dari OpenAI, Google, dan Anthropic dalam perlombaan mengembangkan AI generatif.
Meski telah menggelontorkan investasi besar untuk chip, pusat data, hingga perekrutan talenta, perusahaan dinilai belum mampu menempatkan model AI-nya di jajaran terdepan industri.
Apabila klaim Wang terbukti, hal itu menjadi sinyal paling kuat bahwa investasi besar Meta mulai membuahkan hasil di tengah kompetisi AI yang berkembang sangat cepat.
OpenAI merilis GPT-5.5 pada April tahun ini.
>>> Merauke Jadi Lumbung Pangan, Amran Targetkan Nilai Produksi Rp13 Triliun
Setelah itu perusahaan juga memperkenalkan GPT-5.6 pada akhir bulan lalu, meski model tersebut belum dirilis secara luas menyusul permintaan pemerintah Amerika Serikat.
Update Terbaru
Tiga Alfa Romeo 8C Dijual Rp 15 Miliar, Satu Tak Pernah Dikendarai
Sabtu / 04-07-2026, 18:32 WIB
Kapolri Lantik Irjen Wibowo sebagai Kakorlantas Polri
Sabtu / 04-07-2026, 18:28 WIB
Pramono Ungkap Jakarta Peringkat 53 Kota Terbaik Dunia, Lampaui Washington DC
Sabtu / 04-07-2026, 18:28 WIB
Kiper Cape Verde Vozinha: Laga Seimbang, Kami Bisa Menang
Sabtu / 04-07-2026, 18:27 WIB
Kapolri Rombak 6 Kapolda: Aceh, Jabar, hingga Papua Barat Daya
Sabtu / 04-07-2026, 18:27 WIB
Mengenal Lebih Dekat Maestro Lukis Basoeki Abdullah di Museum Pribadinya
Sabtu / 04-07-2026, 18:27 WIB
Gelombang Panas Parah Hantam Perayaan HUT Ke-250 AS
Sabtu / 04-07-2026, 18:22 WIB
Wamendagri Dorong Kepala Daerah Optimalkan Pembiayaan Kreatif
Sabtu / 04-07-2026, 18:22 WIB
Petugas Polantas Tewas Ditabrak Truk di Tol Joglo, Sopir Ditahan
Sabtu / 04-07-2026, 18:21 WIB
Transmart Full Day Sale Besok: Diskon 50% + 20% di Semua Toko
Sabtu / 04-07-2026, 18:21 WIB
Wamen LH Sebut Karakteristik Kebakaran TPA Jatiwaringin Mirip Lahan Gambut
Sabtu / 04-07-2026, 18:21 WIB
Persib Bandung Resmi Rekrut Gelandang Timnas Jepang Gakuto Notsuda
Sabtu / 04-07-2026, 18:21 WIB
Pangkogabwilhan III Pimpin Penyerahan Jenazah Pilot Pesawat AMA
Sabtu / 04-07-2026, 18:21 WIB
Dragon Ball Xenoverse 2 Future Saga Chapter 4 Rilis 8 Juli 2026
Sabtu / 04-07-2026, 18:18 WIB







