Saham Meta Melonjak Hampir 9% Usai Rencana Masuk Pasar Cloud Computing
Saham Meta Platforms melonjak hampir 9% pada Rabu, 1 Juli 2026, setelah laporan bahwa perusahaan induk Facebook dan Instagram bersiap memasuki pasar cloud computing dengan menjual akses ke infrastruktur kecerdasan buatan (AI) mereka yang luas.
Menurut laporan Bloomberg dan SemiAnalysis, raksasa teknologi itu membentuk unit bisnis baru untuk memonetisasi daya komputasi besar yang dikumpulkan melalui investasi agresif di pusat data dan perangkat keras AI khusus.
>>> Investigasi Ungkap Kesenjangan Rasial dalam Penanganan Nyeri Persalinan
Langkah strategis ini langsung mengancam perusahaan infrastruktur khusus, menyebabkan saham CoreWeave turun hampir 14% dan Nebius turun 17% selama sesi perdagangan Rabu.
Skala Infrastruktur Meta
Analis Bernstein, Madison Rezaei, menyoroti skala kompetitif Meta.
Ia memperkirakan perusahaan sudah memiliki kapasitas global 20 gigawatt dengan tambahan 14 gigawatt yang akan beroperasi dalam beberapa tahun ke depan.
"Orang bisa memperdebatkan apakah mereka akan melakukannya atau tidak, tetapi kami tahu Meta memiliki salah satu jejak pusat data terbesar di dunia," tulis Rezaei.
Ia menambahkan bahwa skala ini dengan mudah menyaingi jejak penyedia cloud tradisional, meskipun Meta menolak berkomentar langsung mengenai laporan pasar tersebut.
Bloomberg melaporkan bahwa Meta akan menjalankan pusat data dan chip yang mendukung model AI, termasuk model Muse Spark miliknya, dan membebani biaya kepada pengembang untuk mengaksesnya.
>>> Kebakaran TPA Jatiwaringin Masih Berlangsung, 30 Persen Area Terkendali
Eksekutif perusahaan sebelumnya mengisyaratkan bahwa monetisasi infrastruktur semacam itu adalah rencana kontingensi yang layak jika kebutuhan kapasitas internal berubah.
CEO Meta, Mark Zuckerberg, mengatakan kepada investor pada bulan Mei bahwa perusahaan di luar Meta secara teratur meminta layanan API atau pembelian komputasi dengan harga premium.
Update Terbaru
Keturunan Thomas Jefferson dan Pembuat Anggur Virginia Kaji Ulang Warisan Sang Pendiri Bangsa
Jumat / 03-07-2026, 16:57 WIB
Roki Sasaki Gagal Tampil Maksimal, Padang Padang Menang
Jumat / 03-07-2026, 16:57 WIB
Dodgers Bangkit dari Defisit Enam Run, Kalahkan Padres 12-7
Jumat / 03-07-2026, 16:57 WIB
Argentina Hadapi Cape Verde di Babak 32 Besar Piala Dunia
Jumat / 03-07-2026, 16:56 WIB
Paralives Tantang Dominasi The Sims dengan Rilis Early Access yang Unik
Jumat / 03-07-2026, 16:56 WIB
Purbaya: Anggaran MBG Tahun Depan Turun, Efisiensi Besar-besaran
Jumat / 03-07-2026, 16:56 WIB
Argentina vs Cape Verde: Panggung Miami dan Dansa Senja Lionel Messi
Jumat / 03-07-2026, 16:56 WIB
Indonesia-Tiongkok Percepat Proyek Twin Parks, Investasi Baru USD500 Juta
Jumat / 03-07-2026, 16:51 WIB
Raja Juli Antoni Kembalikan Amplop Bupati Kuansing 17 Hari Sebelum OTT
Jumat / 03-07-2026, 16:51 WIB
Ketua Komisi IV DPR Resmikan Gudang BULOG Berkapasitas 3.500 Ton di Kalsel
Jumat / 03-07-2026, 16:51 WIB
BRIN dan Pertamina Perkuat Hilirisasi Drilling Starch Berbasis Sagu untuk Industri Migas
Jumat / 03-07-2026, 16:50 WIB
Pemimpin Iran Mojtaba Khamenei Tak Hadiri Pemakaman Ali Khamenei
Jumat / 03-07-2026, 16:49 WIB
Rupiah Menguat ke Rp17.963 per Dolar AS pada Sore Ini
Jumat / 03-07-2026, 16:49 WIB
Keluarga dr Icha Lapor Polda NTT soal Dugaan Intimidasi Anggota DPRD
Jumat / 03-07-2026, 16:49 WIB






