Samsung Kembangkan RAM HBM Khusus untuk Tingkatkan Kinerja AI Smartphone
Samsung dikabarkan tengah mengembangkan RAM berteknologi High Bandwidth Memory (HBM) untuk smartphone dan tablet. Langkah ini bertujuan meningkatkan kemampuan perangkat mobile dalam menangani tugas kecerdasan buatan (AI).
HBM menawarkan kecepatan lebih tinggi dan efisiensi daya yang lebih baik dibandingkan RAM tradisional. Teknologi ini biasanya digunakan di server atau GPU kelas atas untuk memproses komputasi berat.
>>> Daftar Line Up Penampil Jogja Financial Festival 2026
Kini, Samsung berencana membenamkan teknologi tersebut ke perangkat mobile. DRAM konvensional pada smartphone saat ini masih menggunakan metode pengikat kawat tembaga (copper wire bonding).
Metode pengikat kawat tembaga memiliki keterbatasan jumlah jalur input-output (I/O). Hal ini menyebabkan efisiensi transfer data dan pengendalian panas kurang optimal.
Solusi Teknologi FOWLP dan VCS
Untuk mengatasi keterbatasan tersebut, Samsung akan menggunakan teknologi Fan-Out Wafer Level Packaging (FOWLP). Metode ini juga diterapkan pada chipset seperti Exynos 2600.
FOWLP dinilai dapat meningkatkan ketahanan panas perangkat. Teknologi ini menjaga performa tetap stabil saat menjalankan beban kerja berat, termasuk pemrosesan AI.
Samsung juga mengembangkan teknologi Vertical Copper Post Stack (VCS). Melalui VCS, chip DRAM disusun bertingkat dan dihubungkan menggunakan pilar tembaga berukuran sangat kecil.
Pendekatan ini memungkinkan peningkatan bandwidth memori secara signifikan. Solusi ini cerdas mengingat ruang di dalam smartphone sangat terbatas.
Menurut laporan ETNews, rasio tinggi pilar tembaga dalam VCS melonjak drastis. Rasionya meningkat dari sekitar 3-5:1 menjadi 15-20:1.
Penggunaan FOWLP juga diklaim dapat meningkatkan jumlah terminal I/O. Penerapan sistem ini mampu mendongkrak bandwidth hingga 30 persen lebih tinggi.
Tantangan Struktur Mikro
Meski menjanjikan, teknologi baru ini menghadirkan tantangan tersendiri. Pilar tembaga yang terlalu kecil berisiko bengkok atau patah jika diameternya di bawah 10 mikrometer.
Update Terbaru
Square Enix Buka Peluang Final Fantasy 15 Hadir di Switch 2
Sabtu / 04-07-2026, 20:52 WIB
Mantan Kepala MachineGames Kini Pimpin Arkane Lyon, Pengembang Marvel's Blade
Sabtu / 04-07-2026, 20:52 WIB
Arthur Fery Hadapi Zizou Bergs di Babak Ketiga Wimbledon
Sabtu / 04-07-2026, 20:50 WIB
JioStar Angkat Prashant Khanna Pimpin Hak Siar Olahraga dan Inovasi
Sabtu / 04-07-2026, 20:50 WIB
Jadwal Lengkap Liga Inggris Premier League 2026/2027, Daftar Pertandingan dan Jam Tayang
Sabtu / 04-07-2026, 20:50 WIB
Pemprov DKI Perkuat Digitalisasi Transaksi, QRIS Jakarta Capai 38 Persen Nasional
Sabtu / 04-07-2026, 20:50 WIB
Beralih ke Samsung Galaxy, Fitur Google Ini Terasa Usang
Sabtu / 04-07-2026, 20:49 WIB
Cara Mudah Dapatkan 100 Ribu Saldo DANA dari Aplikasi Penghasil Uang 2026
Sabtu / 04-07-2026, 20:49 WIB
Microsoft Mulai Pensiunkan Tiga Fitur Lama SharePoint, Pengguna Diminta Segera Migrasi
Sabtu / 04-07-2026, 20:49 WIB
Opera Luncurkan Paste Protect untuk Lindungi Clipboard dari Malware
Sabtu / 04-07-2026, 20:49 WIB
Mantan Engineer Microsoft Sindir Windows 11, Bikin Notepad Hanya 2,5 KB Tanpa AI
Sabtu / 04-07-2026, 20:49 WIB
Pernikahan Taylor Swift-Travis Kelce: Lena Dunham Bikin Lelucon Kasar dalam Pidato
Sabtu / 04-07-2026, 20:49 WIB
Kepala Sampai Benjol, Messi Akui Cape Verde Lawan Kuat
Sabtu / 04-07-2026, 20:22 WIB
Metode Modern Dobelkan Cuan Petani, Ongkos Tanam Susut Rp2,4 Juta
Sabtu / 04-07-2026, 20:22 WIB







