Kapasitas penyimpanan Google Drive yang habis secara tiba-tiba sering menjadi kendala bagi pengguna. Akun tidak bisa lagi digunakan untuk menyimpan dokumen, foto, hingga video terbaru.

Keterbatasan ruang ini biasanya terjadi karena penumpukan berbagai jenis berkas yang tidak disadari. Beberapa file tetap memakan kuota penyimpanan meskipun seolah-olah sudah tidak berada di drive utama.

>>> Apakah Drakor Gold Land Bakal Lanjut Season 2?

Penyebab Utama Google Drive Penuh

Penyebab utama penuhnya ruang penyimpanan adalah akumulasi file dari waktu ke waktu.

Pengguna sering menyimpan berbagai format data seperti audio, video, dan gambar yang ukurannya terus bertambah seiring frekuensi pemakaian.

Selain file langsung di Drive, integrasi layanan Google One menjadi faktor kunci.

Ruang penyimpanan gratis sebesar 15 GB harus dibagi bersama antara Google Drive, Gmail, dan Google Photos secara bersamaan.

Kondisi ini berarti tumpukan email di Gmail atau cadangan foto di Google Photos secara otomatis akan memangkas jatah kapasitas di Google Drive.

Sering kali, pengguna tidak menyadari bahwa ketiga layanan ini saling terikat dalam satu kuota.

Faktor lain yang kerap terlewatkan adalah keberadaan folder Trash atau Sampah.

Berkas yang telah dihapus tidak langsung hilang secara permanen, melainkan menetap di folder Sampah selama 30 hari sebelum terhapus otomatis.

Selama periode tersebut, data di folder Trash tetap dihitung sebagai bagian dari penggunaan kapasitas.

Hal inilah yang sering memicu keluhan penyimpanan tetap penuh padahal banyak file yang sudah dibuang oleh pengguna.

Cara Mengatasi Google Drive Penuh

Membersihkan ruang penyimpanan dapat dilakukan dengan beberapa metode sederhana.

>>> Sold Out on You Episode 10 Sub Indo dan Spoiler serta Link di Netflix Bukan LK21: Matthew Mulai Menjauh dari Ye-jin