Kementerian Agama (Kemenag) meluncurkan aplikasi Haji dan Umrah Store pada Rabu (8/4/2026) malam di Tangerang.

Aplikasi ini dirancang untuk mempermudah jemaah haji dan umrah dalam memenuhi kebutuhan selama di Tanah Suci.

>>> BPJS Ketenagakerjaan Percepat Cek Saldo JHT Melalui Aplikasi JMO

Peluncuran ini merupakan bagian dari upaya peningkatan layanan berbasis digital. Jemaah dapat membeli berbagai kebutuhan dan oleh-oleh haji secara daring melalui perangkat mereka.

Produk yang tersedia meliputi kain ihram, baju gamis, batik, kurma, tasbih, sajadah, hingga suvenir haji. Aplikasi ini sudah dapat diunduh di Google Play Store.

Menteri Haji dan Umrah, Moch. Irfan Yusuf, menyampaikan bahwa aplikasi ini bertujuan agar jemaah lebih fokus beribadah tanpa terganggu urusan belanja.

Ia menambahkan hal tersebut dalam Rapat Kerja Nasional Konsolidasi Penyelenggaraan Haji di Asrama Haji Cipondoh, Tangerang.

Untuk menggunakan aplikasi, jemaah perlu membuat akun dengan mengisi nama, nomor telepon, email, dan kata sandi. Pengguna juga wajib melakukan verifikasi email sebelum dapat bertransaksi.

>>> Kemenhaj Luncurkan Aplikasi Haji Store, Jemaah Bisa Beli Oleh-Oleh Tanpa Repot

Kemenag juga telah meluncurkan aplikasi Persiapan Haji yang hampir rampung seratus persen. Kedua aplikasi ini merupakan perwujudan transformasi layanan digital untuk meningkatkan kesiapan dan kenyamanan jemaah.

Dengan inovasi ini, pemerintah berharap penyelenggaraan haji 2026 dapat berjalan lebih efektif. Jemaah Indonesia diharapkan mendapatkan pengalaman ibadah yang lebih optimal.

Moch.

Irfan Yusuf mengatakan, "Aplikasi Haji dan Umrah Store kami hadirkan agar jemaah tidak terbagi fokusnya pada urusan belanja oleh-oleh dan logistik."

>>> Instagram Luncurkan Instants untuk Berbagi Foto Spontan

Dengan inovasi ini, pemerintah berharap penyelenggaraan haji 2026 dapat berjalan lebih efektif dan memberikan pengalaman ibadah yang lebih optimal bagi jemaah Indonesia.