Platform streaming langsung Kick mengumumkan pencapaian signifikan dengan mencapai 100 juta pengguna. Capaian ini diraih tiga tahun setelah peluncuran platform pada 2022.

Bijan Tehrani, salah satu pendiri Kick, mengungkapkan berbagai rencana pengembangan platform ke depan. Pengumuman tersebut disampaikan pada Sabtu (13/4/2026).

>>> Kick Raih 100 Juta Pengguna, Pendiri Ungkap Rencana Restrukturisasi

Penantang Dominasi Twitch

Kick muncul sebagai penantang dominasi Twitch dengan menawarkan kebebasan kreatif lebih besar kepada kreator konten. Platform ini juga memberikan pembagian pendapatan 95/5 yang menguntungkan kreator.

Model bisnis tersebut berhasil menarik perhatian banyak kreator ternama. Hal ini berkontribusi pada pertumbuhan pesat platform dalam waktu singkat.

Tehrani mengakui bahwa Kick belum mencapai potensi terbaiknya. Ia menyebut platform masih menyandang status beta karena peluncuran yang terburu-buru.

Melalui media sosial X, Tehrani mengakui adanya kekurangan dalam teknologi pembelian dan keandalan streaming. Para pengguna Kick mengapresiasi kejujuran Tehrani dalam mengakui kekurangan tersebut.

Tehrani menjelaskan bahwa platform telah direstrukturisasi dan akan bergerak ke arah baru. Ia juga mengkritik Twitch dengan mengatakan Kick tidak akan mengikuti jejak platform yang didukung Amazon.

>>> Kemenag Luncurkan Aplikasi Belanja Haji dan Umrah untuk Jemaah

Salah satu perubahan signifikan adalah penghentian kontrak berbayar tinggi. Tehrani menilai kontrak tersebut tidak memberikan pertumbuhan jangka panjang.

Keputusan ini memungkinkan Kick untuk berinvestasi dalam mitra melalui clipping dan KPP. Selain itu, ribuan akun palsu telah dihapus dari KPP dan puluhan juta akun spam.

"Kami akan membangun kreator asli, sehingga mereka tidak perlu bersaing dengan bot atau bergantung pada favoritisme staf," ujar Tehrani.

Tehrani juga mengumumkan peluncuran algoritma V1.

Algoritma ini diklaim akan menjadikan Kick sebagai platform streaming jangka panjang terbaik untuk keterlibatan dan penemuan yang otentik.

>>> BPJS Ketenagakerjaan Percepat Cek Saldo JHT Melalui Aplikasi JMO

Ia juga mengkonfirmasi peluncuran iklan di platform. Meskipun demikian, pengguna mungkin belum menyadarinya karena sifat iklan yang tidak mengganggu.