Peretas Incar Asia Tenggara dengan Malware Pencuri Kata Sandi
Jaringan bisnis di Asia Tenggara semakin menjadi sasaran empuk para penjahat siber.
Laporan terbaru mengungkapkan bahwa peretas menggunakan malware pencuri kata sandi sebagai alat utama untuk menyusup tanpa terdeteksi.
>>> Google Rilis Fitur Pause Point di Android 17 untuk Atasi Doomscrolling
Data telemetri Kaspersky mencatat lonjakan serangan password stealer sebesar 18 persen sepanjang tahun 2025. Serangan ini secara spesifik menargetkan pengguna dari sektor bisnis di kawasan Asia Tenggara.
Sistem keamanan Kaspersky berhasil memblokir lebih dari satu juta upaya peretasan di wilayah tersebut.
Di Indonesia sendiri, terdapat 234.615 serangan pencuri kata sandi terhadap perusahaan domestik yang berhasil digagalkan.
Modus Operandi Malware Pencuri Kata Sandi
Malware jenis password stealer bekerja secara diam-diam untuk mengumpulkan informasi akun.
Program jahat ini mengekstrak kunci rahasia dari peramban, memeriksa file cache serta cookie, hingga membidik dompet aset kripto.
Data kredensial yang bocor kemudian digunakan untuk aksi kriminal lanjutan.
Peretas memanfaatkannya untuk pencurian dana, penipuan identitas, pemerasan, hingga pengambilalihan akun staf guna menembus server internal perusahaan yang lebih dalam.
Managing Director untuk Asia Pasifik di Kaspersky, Adrian Hia, menjelaskan bahwa efektivitas malware ini terletak pada sasarannya yang langsung mengincar pintu masuk organisasi, yaitu kredensial pengguna.
“Kaspersky melakukan analisis terhadap 193 juta kata sandi yang diretas dan menemukan bahwa 45 persen dapat diretas dalam waktu satu menit, sementara hanya 23 persen yang cukup kuat untuk menahan serangan selama lebih dari satu tahun.
Ini menyoroti bagaimana kredensial yang lemah terus memicu intrusi skala besar,” kata Adrian Hia.
>>> BRIN Ungkap Potensi Logam Tanah Jarang Indonesia Capai 1,2 Juta Hektar
Update Terbaru
Vatikan Nyatakan Ekskomunikasi Enam Uskup SSPX
Jumat / 03-07-2026, 07:41 WIB
Kanada dan British Columbia Tandatangani Paket Kerja Sama Multimiliar Dolar
Jumat / 03-07-2026, 07:41 WIB
Vote Kreator Favoritmu untuk Masuk Kredit Film Minecraft
Jumat / 03-07-2026, 07:36 WIB
Piala Dunia 2026: AS Lolos Meski Kena Kartu Merah, Kane Selamatkan Inggris
Jumat / 03-07-2026, 07:36 WIB
AS Akhirnya Menang Lagi di Fase Gugur Piala Dunia Pria Setelah 24 Tahun
Jumat / 03-07-2026, 07:35 WIB
Dies Natalis ke-13 Unusa, Risma: Kampus Harus Jadi Penggerak Solusi Pembangunan Berkelanjutan
Jumat / 03-07-2026, 07:35 WIB
Launching Creative Hub Eks Hi-Tech Mall, Pemkot Surabaya Siapkan Pesta Rakyat Gratis
Jumat / 03-07-2026, 07:35 WIB
Chris Brown Aksi Panggung Vulgar, Grind ke Penggemar di Atas Matras
Jumat / 03-07-2026, 07:35 WIB
Ronaldo Ukir Rekor Pemain Tertua di Babak Gugur Piala Dunia 2026
Jumat / 03-07-2026, 07:35 WIB
Warga California Lawan HOA yang Larang Bendera AS di Depan Rumah
Jumat / 03-07-2026, 07:31 WIB
Dokter Tifa Tolak Damai dengan Jokowi di Sidang Perdana Ijazah
Jumat / 03-07-2026, 07:31 WIB
IHSG Diramal Koreksi pada Perdagangan Akhir Pekan Ini
Jumat / 03-07-2026, 07:31 WIB
Selebritas Siapkan Panggangan Sambut 4 Juli
Jumat / 03-07-2026, 07:28 WIB
Britney Spears Gemetar Saat Putra-Putranya Debut di Paris Fashion Week
Jumat / 03-07-2026, 07:28 WIB






