Kaspersky Ungkap 234 Ribu Serangan Password Stealer Ancam Perusahaan di Indonesia
Kaspersky melaporkan ancaman siber berupa password stealer semakin meningkat di Asia Tenggara, termasuk Indonesia.
Sepanjang tahun 2025, lebih dari 200 ribu serangan tercatat menargetkan pengguna bisnis di Tanah Air.
>>> 20 Kode Redeem FC Mobile 18 Mei 2026: Trik Irit Ribuan Gems untuk Pemain F2P
Berdasarkan data telemetri Kaspersky, solusi keamanan mereka berhasil mendeteksi dan memblokir 234.615 serangan password stealer di Indonesia selama tahun lalu.
Secara regional, jumlah serangan di Asia Tenggara meningkat 18 persen dibandingkan periode sebelumnya.
Total lebih dari satu juta serangan berhasil diblokir di jaringan perusahaan sepanjang 2025.
Password stealer merupakan malware berbahaya yang dirancang untuk mencuri kata sandi, data login, cookie, hingga informasi akun penting lainnya secara diam-diam.
Password Stealer Jadi Senjata Favorit Hacker
Menurut Adrian Hia, password stealer kini menjadi salah satu alat paling efektif yang digunakan pelaku kejahatan siber. Malware ini menargetkan pintu depan setiap perusahaan, yaitu kredensial pengguna.
Ia menjelaskan, malware tersebut mampu mencuri data penting yang tersimpan di browser, file cache, cookie, hingga akses ke dompet aset kripto.
Data curian kemudian dimanfaatkan untuk pencurian uang, pembobolan akun, pencurian identitas, pemerasan digital, hingga serangan siber lanjutan.
Kaspersky juga mengungkap lemahnya penggunaan kata sandi masih menjadi masalah besar.
>>> Xiaomi Batal Rilis Ponsel Ultra Tipis, Ini Alasan Mengejutkannya
Hasil analisis terhadap 193 juta kata sandi yang diretas menunjukkan bahwa 45 persen password dapat dibobol hanya dalam waktu satu menit.
Sementara itu, hanya 23 persen password yang dianggap cukup kuat untuk bertahan dari serangan siber selama lebih dari satu tahun.
Update Terbaru
Keuntungan Trump dari Kripto dan Korupsi Capai Rp22 Triliun
Jumat / 03-07-2026, 03:28 WIB
Keterlambatan Pembayaran Negara Tekan Penyedia Layanan Anak di Montana
Jumat / 03-07-2026, 03:28 WIB
PS5 Disc Drive Jadi Tidak Berguna pada 2028? Sony Hentikan Produksi Fisik
Jumat / 03-07-2026, 03:26 WIB
Dow Cetak Rekor Tertinggi, Nasdaq Tertekan Aksi Jual Saham Chip
Jumat / 03-07-2026, 03:26 WIB
Anak 11 Tahun di Kanada Meninggal Akibat Rabies Setelah Terpapar Kelelawar
Jumat / 03-07-2026, 03:26 WIB
Spanyol Siap Hadapi Austria di Piala Dunia, Skuad Pulih Cedera
Jumat / 03-07-2026, 03:21 WIB
FBI Kerahkan 260 Personel untuk Investigasi Pemilu 2020 di Georgia
Jumat / 03-07-2026, 03:21 WIB
Polisi Geledah Markas Sepak Bola Jerman Terkait Dugaan Korupsi Euro 2024
Jumat / 03-07-2026, 03:21 WIB
Tuchel Kritik Aturan FIFA yang Rugikan Inggris Jelang Lawan Meksiko
Jumat / 03-07-2026, 03:16 WIB
Oliver Kahn Murka: Timnas Jerman di Piala Dunia 2026 Dihuni Pemain Mental Tempe
Jumat / 03-07-2026, 03:16 WIB
Mikel Oyarzabal Bawa Spanyol Ungguli Austria 1-0 di Babak 32 Besar
Jumat / 03-07-2026, 03:16 WIB
2026-27 NBA Finals: Spurs Favorit, 76ers Naik Setelah Dapat Brown
Jumat / 03-07-2026, 03:15 WIB
PLN Retrofit PLTU untuk Gunakan Batubara Kalori Rendah
Jumat / 03-07-2026, 03:14 WIB
Mantan Atlet Olimpiade Didakwa Rusak Kolam Refleksi Lincoln Memorial
Jumat / 03-07-2026, 03:14 WIB






