Xiaomi Batal Rilis Ponsel Ultra Tipis, Ini Alasan Mengejutkannya

Xiaomi secara resmi membatalkan proyek pengembangan ponsel ultra-tipis yang sempat digadang-gadang sebagai pesaing iPhone Air. Keputusan ini diumumkan langsung oleh Presiden Xiaomi, Lu Weibing.
Menurut Lu Weibing, proyek tersebut sudah hampir memasuki tahap produksi massal. Namun, Xiaomi memutuskan menghentikannya di menit-menit terakhir.
>>> 3 Rekomendasi Laptop ThinkPad Bekas Terbaik untuk Pelajar 2026
"Xiaomi menemukan bahwa menciptakan ponsel yang sangat tipis dan ringan membutuhkan terlalu banyak kompromi di area seperti daya tahan baterai dan kinerja," ujar Lu Weibing, dikutip dari Gizmochina, Senin (18/5/2026).
Desain ultra-tipis memang terlihat menarik secara visual. Namun, Xiaomi menilai desain tersebut belum mampu memenuhi standar pengalaman pengguna yang diinginkan.
Xiaomi Pilih Fokus ke Baterai dan Performa
Lu menjelaskan, semakin tipis sebuah smartphone, semakin sulit menghadirkan baterai besar, sistem pendingin optimal, serta performa tinggi.
"Alih-alih meluncurkan produk yang tampak mengesankan tetapi mengorbankan penggunaan di dunia nyata, Xiaomi memutuskan untuk meninggalkan ide tersebut sepenuhnya," jelasnya.
Keputusan ini menunjukkan strategi baru Xiaomi yang lebih mengutamakan pengalaman penggunaan dibanding sekadar desain tipis.
Di tengah tren smartphone ultra-tipis yang mulai ramai, Xiaomi justru menilai konsumen masih lebih mementingkan baterai tahan lama dan performa stabil.
Xiaomi 17 Max Bakal Jadi Fokus Baru
Lu Weibing juga mengungkap alasan di balik fokus Xiaomi pada lini "Max" untuk seri smartphone berikutnya.
>>> WhatsApp Uji Fitur Pesan Hilang Setelah Dibaca di iPhone, Privasi Chat Makin Aman
Menurutnya, Xiaomi 17 Max tidak menggunakan nama "Plus" karena perusahaan ingin menghadirkan peningkatan lebih luas, bukan hanya ukuran layar yang lebih besar.
"Seri Max diharapkan mencakup peningkatan di berbagai bidang seperti pencitraan, kinerja, dan daya tahan baterai di samping layar yang lebih besar," katanya.
Update Terbaru
Xiaomi Pastikan Chipset XRING 03 Siap Meluncur Tahun Ini
Senin / 18-05-2026, 17:18 WIB
Tio Pakusadewo Dirawat di Rumah Sakit karena Ginjal dan Asam Lambung
Senin / 18-05-2026, 17:13 WIB
RMI PCNU Purworejo Dorong Revolusi Sampah di Pondok Pesantren
Senin / 18-05-2026, 17:06 WIB
BYD Resmi Luncurkan M6 DM Teknologi PHEV di Indonesia Sore Ini
Senin / 18-05-2026, 17:03 WIB
Produsen Mobil Korea Pantau Dampak Pelemahan Rupiah terhadap Bisnis
Senin / 18-05-2026, 16:53 WIB
31 Kode Redeem FF Terbaru 18 Mei 2026: Borong 60 Tiket Star dan Amankan Scar Megalodon
Senin / 18-05-2026, 16:49 WIB
Kaspersky Ungkap 234 Ribu Serangan Password Stealer Ancam Perusahaan di Indonesia
Senin / 18-05-2026, 16:43 WIB
Apa Itu Kartu Layanan Gratis Jakarta? Kartu Khusus Transportasi Publik yang Viral Dijual Ilegal
Senin / 18-05-2026, 16:41 WIB
Google Pangkas Kapasitas Penyimpanan Gratis Akun Baru Jadi 5 GB
Senin / 18-05-2026, 16:38 WIB
Harga Jam AP x Swatch Royal Pop dan Alasan Laku Keras
Senin / 18-05-2026, 16:33 WIB
Video Bandar Membara di Batang: Polisi Ungkap Dua Pemeran dan Ancaman Hukum Penyebar
Senin / 18-05-2026, 16:31 WIB
Siapa Ansy Jan De Vries? Model dan Muse yang Kritis Usai Jadi Korban Begal di Kebon Jeruk
Senin / 18-05-2026, 16:31 WIB
Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp8.000, Kini Rp2.764.000 per Gram
Senin / 18-05-2026, 16:28 WIB






