Google secara resmi mengonfirmasi jajaran perangkat Xiaomi, Redmi, dan POCO yang mendukung teknologi AI on-device Gemini Nano v2.

Informasi ini terungkap melalui dokumentasi pengembang terbaru dari raksasa teknologi tersebut.

>>> 5 HP Samsung Bekas Snapdragon Paling Worth It Mei 2026

Platform Gemini Intelligence terbaru ini mengintegrasikan kecerdasan buatan secara mendalam ke berbagai aplikasi dan fungsi sistem Android. Kehadirannya memberikan gambaran strategi AI Xiaomi untuk ekosistem HyperOS ke depan.

Daftar Perangkat yang Kompatibel

Berdasarkan dokumentasi resmi Google, sejumlah model flagship saat ini hingga perangkat masa depan 2026 telah terverifikasi kompatibel. Berikut daftar lengkapnya:

  • Xiaomi 14T Pro
  • Xiaomi 15, 15T, 15T Pro, dan 15 Ultra
  • Xiaomi 17 dan 17 Ultra
  • Xiaomi Pad Mini
  • POCO F7 Ultra
  • POCO F8 Pro dan F8 Ultra
  • POCO X7 Pro dan X8 Pro

Munculnya seri masa depan seperti Xiaomi 17 menunjukkan kesiapan perusahaan mengadopsi pemrosesan AI lokal sebelum perangkat resmi dipasarkan.

Langkah ini menempatkan Xiaomi sebagai mitra strategis Google untuk AI lokal.

Spesifikasi Minimum yang Diperlukan

Integrasi mendalam ini membutuhkan pemrosesan data langsung di perangkat keras tanpa bergantung sepenuhnya pada cloud. Google pun memperketat kriteria spesifikasi minimum bagi produsen yang ingin mengadopsi Gemini Intelligence.

>>> Kreator Wajib Tahu Cara Mengatasi Shadowban TikTok Agar Akun Kembali Pulih

Persyaratan utama mencakup penggunaan chipset kelas flagship dan kapasitas RAM minimal 12GB.

Perangkat juga harus mendukung AI Core serta mendapatkan jaminan minimal 5 kali pembaruan Android dan pembaruan keamanan 6 tahun secara berkala.

Strategi hardware Xiaomi dinilai selaras dengan standarisasi baru Google. Langkah ini memperkuat akselerasi AI lokal sebelum ekosistem beralih ke Gemini Nano v3 melalui pembaruan HyperOS berikutnya.

Sistem kecerdasan buatan teranyar ini diperkenalkan dalam ajang "The Android Show | I/O Edition 2026".

>>> Nubia Resmi Luncurkan Neo 5 Series, Hadirkan Pendingin Aktif di Kelas Menengah

Platform ini dirancang untuk memahami kebiasaan pengguna secara langsung di dalam aplikasi maupun halaman web, bukan sekadar chatbot teks biasa.