Siapa Ansy Jan De Vries? Model dan Muse yang Kritis Usai Jadi Korban Begal di Kebon Jeruk

Nama Ansy Jan De Vries mendadak menjadi perhatian publik setelah dikabarkan menjadi korban pembegalan di kawasan Kebon Jeruk, Jakarta Barat.

Peristiwa tersebut disebut membuat Ansy mengalami luka serius hingga harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

Kabar mengenai insiden itu ramai dibicarakan di media sosial usai sebuah akun informasi warga membagikan kondisi korban pada Minggu, 18 Mei 2026.

Dalam unggahan tersebut disebutkan korban mengalami luka bacok pada bagian kepala akibat senjata tajam jenis celurit.

Pengemudi ojek online yang saat itu membawa korban juga dilaporkan mengalami luka robek pada bagian tangan.

>>> Jadwal Program Televisi Selasa, 19 Mei 2026 ada Film Bioskop Resident Evil: Welcome to Raccoon City dan 13 Minutes di ANTV, GTV, Indosiar, MDTV, Metro TV, MNCTV, RCTI, SCTV, Trans 7, Trans TV dan TVON

Profil Ansy Jan De Vries

Ansy Jan De Vries memiliki nama lengkap Anindyaa Syyaulieenaa W Jan De Vries Boeellard.

Ia dikenal sebagai model profesional yang telah berkecimpung di dunia modeling sejak masih balita.

Menurut informasi yang beredar, Ansy mulai menjalani profesi model sejak usia dua tahun.

Kariernya mencakup berbagai bidang industri kreatif dan hiburan, mulai dari pemotretan editorial hingga produksi film.

Aktif di Dunia Fashion dan Hiburan

Ansy diketahui kerap terlibat dalam berbagai proyek fashion maupun komersial.

  • Fashion film pendek
  • Pemotretan katalog dan editorial
  • Iklan televisi dan komersial
  • Film dan serial
  • Peragaan busana dan runway
  • Kampanye produk dan portofolio
  • Kelas tata rias dan tata rambut

Selain aktif sebagai model, Ansy juga diketahui pernah menyandang gelar None Jakarta Barat pada 2010.

Akun Instagram Dikunci

Usai kabar pembegalan yang menimpanya menjadi sorotan publik, akun Instagram milik Ansy diketahui berubah menjadi privat.

Akun tersebut menggunakan nama pengguna @model.ansyjandevries.

Hingga kini, kondisi Ansy masih dikabarkan dalam penanganan medis intensif akibat luka yang dialaminya.