Harga Emas Antam 6 Mei 2026 Menguat, Simak Rincian Lengkap per Gram
Harga Emas Antam 6 Mei 2026 Menguat, Simak Rincian Lengkap per Gram
Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk mengalami kenaikan pada perdagangan Rabu, 6 Mei 2026. Pergerakan ini tercermin dari pembaruan harga di laman resmi Logam Mulia.
Untuk ukuran 1 gram, harga emas Antam kini berada di level Rp 2.790.000, meningkat Rp 30.000 dibandingkan hari sebelumnya. Kenaikan juga terjadi pada harga buyback atau pembelian kembali oleh perusahaan.
Kenaikan Harga Buyback
Nilai buyback emas Antam naik menjadi Rp 2.580.000 per gram, atau bertambah Rp 35.000. Angka ini merupakan harga yang diterima pemilik saat menjual kembali emas batangan.
Perubahan harga ini mengikuti dinamika pasar global yang memengaruhi nilai logam mulia secara keseluruhan.
>>> Jadwal Bioskop Trans TV 7 – 10 Mei 2026
Daftar Harga Emas Antam 6 Mei 2026
- 0,5 gram: Rp 1.445.000
- 1 gram: Rp 2.790.000
- 2 gram: Rp 5.520.000
- 3 gram: Rp 8.255.000
- 5 gram: Rp 13.725.000
- 10 gram: Rp 27.395.000
- 25 gram: Rp 68.362.000
- 50 gram: Rp 136.645.000
- 100 gram: Rp 273.212.000
- 250 gram: Rp 682.765.000
- 500 gram: Rp 1.365.320.000
- 1.000 gram: Rp 2.730.600.000
Emas Antam tersedia dalam berbagai ukuran, mulai dari 0,5 gram hingga 1 kilogram. Variasi ini memberikan keleluasaan bagi masyarakat untuk menyesuaikan pembelian dengan kemampuan finansial.
Ketentuan Pajak Transaksi Emas
Mengacu pada Peraturan Menteri Keuangan Nomor 34/PMK.10/2017, setiap transaksi emas batangan dikenakan pajak penghasilan.
Pajak Pembelian
- 0,45 persen untuk pemilik NPWP
- 0,9 persen untuk non-NPWP
Setiap pembelian disertai bukti potong PPh Pasal 22 yang dapat digunakan untuk pelaporan pajak.
Pajak Buyback
- 1,5 persen untuk pemilik NPWP
- 3 persen untuk non-NPWP
Ketentuan ini berlaku untuk transaksi penjualan kembali dengan nilai di atas Rp 10 juta, dan potongan pajak dilakukan langsung dari total nilai buyback.
Harga emas Antam diperbarui setiap hari mengikuti pergerakan pasar global, sehingga dapat berubah sewaktu-waktu sesuai kondisi ekonomi internasional.
Update Terbaru
Aceh Dibidik Investor Migas Global, BPMA Dorong Eksplorasi Baru
Selasa / 23-06-2026, 12:42 WIB
Jadwal Bioskop Trans TV 24 - 28 Juni 2026
Selasa / 23-06-2026, 12:41 WIB
Gibran Disorot Usai Mahasiswa Ngaku Terima Uang, Publik Tunggu Klarifikasi
Selasa / 23-06-2026, 12:39 WIB
Ekonom: Pasar Respons Positif Kenaikan BI Rate, Rupiah Menguat
Selasa / 23-06-2026, 12:38 WIB
Menkes Budi Pastikan Korban Penyekapan Bandung Jalani Rekonstruksi Wajah di RSHS
Selasa / 23-06-2026, 12:38 WIB
Biaya dan Minimnya Dorongan Pasar Jadi Kendala UMKM Urus Sertifikasi Halal
Selasa / 23-06-2026, 12:28 WIB
DPR Desak PLN Lindungi UMKM Terdampak Pemadaman Listrik, Minta Ada Kompensasi
Selasa / 23-06-2026, 12:28 WIB
Wanita Brasil Dihukum Penjara karena Menguntit Jung Kook BTS
Selasa / 23-06-2026, 12:23 WIB
Poco X8 Pro Yellow Resmi di Indonesia, Desain Ikonik dan Fitur Komunikasi Tanpa Sinyal
Selasa / 23-06-2026, 12:23 WIB
Harga Steam Machine Lebih Mahal dari PS5, Ini Penyebabnya
Selasa / 23-06-2026, 12:22 WIB
SmartThings Segera Dukung Matter 1.6 untuk Kemudahan Setup dan Keamanan
Selasa / 23-06-2026, 12:22 WIB
Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak, Pemain dan Penonton Dievakuasi
Selasa / 23-06-2026, 12:22 WIB
Terapi Regeneratif Stem Cell: Harapan Baru Pemulihan Pasca Stroke
Selasa / 23-06-2026, 12:21 WIB
OpenAI Perluas Inisiatif Daybreak dengan Codex Security, GPT-5.5-Cyber, dan Patch the Planet
Selasa / 23-06-2026, 12:21 WIB






